Maraknya Isu Penculikan Anak di Kabupaten Klungkung

Tribratanews.polri.co.id – Polda Bali, Terkait maraknya isu penculikan anak yang terjadi di Kabupaten Klungkung yang disebarkan melalui media khususnya media sosial Facebook (FB) dari orang perorang kemudian dimuat milik masyarakat yaitu pada akun milik I DEWA GEDE DARMANDIKA akun di FB atas nama DEWA DECHA, yang memuat berita tentang adanya penculikan anak di dusun Kepid desa Nyalian kecamatan Banjarangkan Kabupaten klungkung dan yang dimuat pada akun FB milik NOVA ANDRINI akun FB atau nama NOVA TANUWIN alamat desa Belgel Kec / kabupaten Klungkung telah ditindak lanjuti oleh Kepolisian Daerah Bali melalui Kapolres Klungkung dengan mengambil langkah-langkah penyelidikan terhadap kebenaran isu-isu atau informasi yang berkembang di masyarakat dengan hasil sebagai berikut :

Bahwa isu penculikan anak yang berkembang di Kabupaten Klungkung ada di 4 (empat) Kecamatan antara lain

Desa Gelgel Kecamatan Klungkung Kab. Klungkung melalui akun FB Nova Andriani yang menyatakan bahwa telah terjadi penculikan anak di Desa Gelgel pada tanggal 9 Maret 2017.

Dusun Kapit Desa Nyalian Kec. Banjarangkan Kab. Klungkung melalui postingan di akun FB atas nama Dewa Decha (Dewa dk) pada tanggal 19 Maret 2017 pukul 19.19 Wita yang isinya waspada “ telah terjadi percobaan penculikan di dusun Kapit Desa Nyalian Kec. Banjarangkan Kab. Klungkung dengan berpura-pura belanja pas ada anak kecil langsung digendong beruntung ada yang mengetahui jadi anak dilepas bahkan kembalian uangnyapun ditinggalkan dan penculik adalah adalah seorang wanita dan temannya mengendarai mobil mahon waspada bias jadi masuk rumah yang sepi”.

Di Banjar Kawan Desa Besan Kec. Dawan Kab. Klungkung merebak isu penculikan anak yang bersumber dari Ni Nengah Kembar.
Di Kecamatan Nusa Penida yaitu

Pada tanggal 16 Maret 2017 isu penculikan anak di banjar Metaki desa Klumpu Kec. Nusa Penida dengan korban an. Ni Komang Sri Kurnia Sari, perempuan, umur 9 th kelas 3 SDN 2 Klumpu, alamat banjar Metaki desa Klumpu Kec. Nusa Penida.

Pada tanggal 17 Maret 2017 berkembang isu penculikan anak di banjar Petinggian Desa Kutampi Kaler Kec. Nusa Penida dengan korban an. I Putu Ulanudiani, perempuan 14 th pelajar SMP N 1 Nusa Penida, alamat Banjar Petinggian Desa Kutampi Kaler Kec. Nusa Penida.

Pada tanggal 18 Maret 2017 adanya penangkapan 3 (tiga) orang oleh warga Banjar Baledan Desa Klumpu Kec. Nusa Penida karena diduga sebagai pelaku penculikan anak.

Dari hasil pemeriksaan berupa keterangan yang diberikan yang diduga korban penculikan di Desa Gelgel an. I Kadek Caplin Rizaldi, 11 th menyampaikan bahwa yang bersangkutan melihad ada seorang laki-laki membawa mobil yang diperkirakan APV warna hitam dan setelah turun dari mobil I Kadek Caplin Rizaldi merasa ketakutan dan berlari memberitahukan teman-temannya yang ada ditempat tersebut.

Pemilik akun FB Nova Andriani dengan nama akun Nova Tanuin menerangkan bahwa dirinya mengakui telah memuat berita telah terjadi penculikan anak tanpa mencari tau kebenarannya dan menurutnya tidak ada penculikan anak di Desa Gelgel.

Terhadap isu penculikan anak di Desa Besan Kec. Dawan Kab. Klungkung an. I Kadek Sutama laki-laki, 8 th, Hindu, pelajar SD 1 Desa Besan Kec. Dawan Kab. Klungkung menerangkan bahwa pada tanggal 8 Maret sekitar pukul 13.35 Wita yang bersangkutan duduk di warung I Ketut Turun tiba-tiba melihat datang seorang laki-laki yang tidak dikenal dengan tinggi sekitar 165 cm mengenakan baju hitam memakai celana panjang turun dari mobilnya menuju warung kemudian laki-laki tersebut mengajak saksi dengan mengatakan “mau ikut ke Badung” dijawab oleh saksi tidak mau kemudian laki-laki tersebut langsung pergi.

Terhadap informasi penculikan anak di Banjar Mentigi, Desa Klumpu an. Ulan Udiani, 14 th, perempuan, pelajar SMP 1 Nusa Penida alamat Banjar Petinggian Dusun Telaga Kutampi menerangkan bahwa ketika pulang sekolah bertemu dengan seorang laki-laki mengendarai sepeda motor menyetop saksi dan laki-laki tersebut menutup mulutnya dengan handuk sehingga saksi merasa takut langsung pulang mengadukan kepada orang tuanya yang bernama Ni Luh Siang. Keterangan dari Ni Luh Siang, 34 th menjelaskan bahwa anaknya telah mengadu kepada dirinya bahwa sepulang sekolah anaknya disetop oleh seorang laki-laki yang tidak dikenal dengan mengendarai sepeda motor dan mengakibatkan anaknya ketakutan langsung pulang.

Terhadap isu penculikan anak di Dusun Kapit Desa Nyalian Kec. Banjarangkan Kab. Klungkung yang dimuat dalam akun FB milik IDewa Gede Darmandika, umur 32 th, hindu ,laki-laki, wiraswasta alamat Dusun pekandelan, Desa Nyalian Kec. Banjarangkan Kab. Klungkung dengan nama akun FB Dewa Decha menerangkan bahwa benar dirinya telah memuat berita tersebut yang isinya berdasarkan cerita dari kakeknya yang bernama Dewa Mantra, ada 2 (dua) orang laki-laki dengan ciri-ciri masih muda, kulit hitam dan satu lagi kulit putih berjenggot dating membeli minuman tuak di warung Ni Wayan Ekawarni dan ketika pemilik warung mau mengambilkan minuman tuak untuk laki-laki tersebut kemudian orang tersebut mau menggendong anaknya dan ketika dilihat oleh orang tua anak tersebut (pemilik warung) tidak jadi digendong dan laki-laki tersebut langsung pergi selanjutnya berita tersebut langsung dimuat di FB oleh Dewa Decha.

Sehingga dengan penjelasan dari pemilik akun FB sebagaimana tersebut diatas serta permohonan maaf melalui FB dari Dewa Dicha selaku penggugah berita tentang penculikan anak tersebut, maka diharapkan kepada masyarakat, orang tua serta anak-anak untuk tidak resah dalam melaksanakan aktivitas masing-masing, mengingat bahwa berita tentang penculikan anak tersebut tidak benar (HOAX).

Penulis : Kusuma Dewi

Editor   : Umi Fadilah

Publish : Adhitya Yoga

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password