Si Jago Merah Kembali Beraksi, Satu Rumah di Sinjai Barat Ludes Terbakar

Tribratanews.polri.go.id – Sinjai Sulsel, Kebakaran rumah kembali terjadi di Kecamatan Sinjai Barat, Kabupaten Sinjai, kali ini kebakaran melahap rumah milik warga setempat hingga nyaris ludes. Pemilik rumah atas nama Ruddin (40) warga Desa Arabika, Dusun Kasuarang, Kecamatan Sinjai Barat, Rabu siang (19/04) pukul 11.30 wita.

Meski tidak ada korban jiwa, namun kerugian ditaksir mencapai Rp. 150.000.000,- (seratus lima puluh juta rupiah) dan uang tunai juga ikut terbakar sekitar Rp. 15.000.000,- (lima belas juta rupiah).

Kebakaran diduga disebabkan api yang berasal dari kompor yang lupa dimatikan oleh anak korban, kebakaran pertama kali dilihat oleh warga setempat bernama Ria, ia melihat ada percikan api yang berasal dari dapur korban. Melihat insiden tersebut, Ria sontak memberitahukan warga setempat.

Kapolsek Sinjai Barat Ajun Komisaris Polisi Kasri, S.H mengatakan bahwa benar mendapat laporan dan setelah mendapat laporan mengenai peristiwa tersebut, pihaknya langsung menerjunkan personil Polsek Sinjai Barat dan anggota Satsabhara Polres Sinjai ke TKP membantu melakukan pemadam api secara manual bersama masyarakat dan mengamankan TKP.

“Kejadian tidak ada korban jiwa, personil polsek sinjai barat bersama personil sat sabhara polres sinjai serta masyarakat setempat berusaha memadamkan apinya dengan alat manual dan pihaknya juga telah menghubungi pemadan kebakaran namun jaraknya cukup jauh sehingga pemadan lambat sampai ke lokasi,” ujar Akp Kasri.

Pada umumnya penyebab kebakaran bersumber pada tiga faktor, pertama karena alam seperti Petir (misal : sambaran petir pada bahan mudah terbakar), kedua gempa bumi (misal: gempa bumi yang mengakibatkan terputusnya jalur gas bahan bakar), ketiga gunung meletus (dikarenakan lava pijar yang panas membakar tumbuhan kering disekitarnya), keempat panas matahari (misal : panas matahari yang memantul dari kaca cembung ke dedaunan kering di sekitarnya).

Faktor lainnya adalah terjadinya kebakaran karena manusia : pertama disengaja (pembalakan liar, balas dendam, dsj), kedua karena kelalaian (lupa mematikan tungku pembakaran saat akan meninggalkan rumah, dsj), ketiga kurang pengertian (membuang rokok sembarangan, merokok di dekat tempat pengisian bahan bakar).

Ada pula karena faktor binatang : tikus, kucing dan binatang peliharaaan lainnya yang berpotensi menimbulkan kebakaran akibat terdapat sumber api di sekitar rumah tanpa pengawasan.

 

Oleh karena sifat kebakaran dimana mengakibatkan banyak kerugian, maka untuk mencegah terjadinya kebakaran dapat diupayakan langkah-langkah seperti mengadakan penyuluhan mengenai bahaya kebakaran dari pemerintah kepada masyarakat, melakukan pengawasan bersama terhadap segala potensi-potensi kebakaran secara bersama-sama saling mengingatkan terakhir menyediakan sarana pemadam kebakaran aktif maupun pasif di area yang berpotensi tinggi terjadi kebakaran.

Penulis : Apri

Editor : Umi Fadilah

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password