Kunjungi Polres Luwu, Puluhan Anak TK Diberikan Pendidikan Lalu Lintas

Tribratanews.polri.go.id – Luwu Sulsel, Dalam rangka tahun keselamatan Safety For Humanity Ranu (19/4/17) pukul 08.30 wita, 70 pelajar sekolah Taman Kanak-Kanak Pertiwi Belopa Kab. Luwu, didampingi para guru dan pengasuh dan Pembina melaksanakan wisata dengan mengunjungi Mapolres Luwu.

Kunjungan wisata para pelajar STK, diterima oleh Kasat Lantas Polres Luwu AKP. Suhermanto.SH, di Mapolres Luwu para pelajar STK diperkenalkan dengan beberapa tugas-tugas Kepolisian, baik pada bidang pembinaan maupun operasional, serta tugas-tugas pemberian perlindungan, pegayoman, pelayanan kepada mayarakat, serta penegakan humum dan pembinaan mayarakat.

Mereka juga diberikan berbagai pelajaran tentang tata tertib dan sopan santun berlalu lintas di jalan, diperkenalkan dengan sitem dan prosedur berbagai pelayanan umum yang diberikan oleh Kepoliian kepada mayarakat seperti halnya pelayanan pelaporan dan pengaduan, pelayanan memperoleh SIM, KCK, dan pelayanan penegakan hukum.

Kegiatan wisata STK Pertiwi di Polres Luwu ini merupakan kerjasama yang dibangun oleh Polres Luwu dengan Dinas Pendidikan Kab. Luwu berkaitan dengan Program Polsanak dan Program Keselamatan Berlalulintas. Dalam rangka memberikan pembelajaran tentang keselamatan kalulintas di jalan kepada anak STK. Ungkap AKP.Suhermanto, usai menerima kegiatan wisata.

Pihak Satlantas Polres Luwu menjelaskan kepada anak-anak TK akan arti pentingnya rambu-rambu lalu lintas di jalan raya sejak dini dan sanksi hukumnya. Anak-anak seusia mereka harus sudah ditanamkan pengetahuan, kesadaran dan kepedulian terhadap rambu-rambu lalu lintas beserta sanksi hukumnya ketika peraturan tersebut dilanggar

Tujuannya agar tercipta generasi yang taat hukum yang dimulai dengan hal yang mudah dan sejak dini dikenalkan kepada mereka. Dalam sosialisasi ini mereka diajarkan mengenal rambu-rambu lalu lintas yang biasa ditemui di sepanjang jalan. Dengan tujuan ini diharapkan anak-anak dapat menjadi pengendara yang baik dan taat dengan hukum yang ada di Negara ini dan menjadi contoh bagi masyarakat luas.

Adapun sasaran yang ingin dicapai dalam program ini adalah agar anak-anak TK pada usia dini sudah mengetahui arti dan makna dari rambu lalu lintas serta sanksi hukumnya, sehingga dapat memudahkan mereka ketika menjadi pengguna jalan, khususnya saat berkendara menggunakan kendaraan bermotor dijalan raya.

Sebagai negara hukum, segala prilaku pengendara diatur dalam aturan hukum yaitu dengan kewajiban mematuhi Undang-undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Dikeluarkannya Undang-undang Nomor 22 Tahun 2009 bertujuan untuk mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcar lantas).

Terwujudnya etika berlalu lintas adalah citra budaya bangsa, terwujudnya penegakan dan kepastian hukum bagi masyarakat. Sesempurna apapun aturan tidak akan secara otomatis atau serta merta mampu mengubah keadaan menjadi sesuai yang diinginkan, seperti mengubah kesemrautan menjadi tertib, mengubah perilaku yang tidak taat peraturan menjadi patuh dan taat.

Penulis : Abu Uwais

Editor : Umi Fadilah

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password