Curat di Lampung Tengah : Kerjasama Polisi dan Warga, Berhasil Menangkap Dua Jambret Yang Meresahkan

Tribratanews.polri.go.id – Polres Lampung Tengah. Kepolisian Sektor Seputih Banyak, bersama warga berhasil menangkap tersangka pencurian dengan kekerasan (Curas) modus jambret, HS (16) dan EW (16) warga Kecamatan Bandar Mataram Lampung Tengah, di Jalan Danau Tirta Gangga Kampung Swastika Buana Kecamatan Seputih Banyak Kabupaten Lampung Tengah, Rabu (19/04/2017) jam 15.30 Wib.

Barang bukti yang disita dari tersangka.
Barang bukti yang disita dari tersangka.

Kapolsek Seputih Banyak AKP Hendra Gunawan, SH., mendampingi Kapolres Lampung Tengah AKBP Dono Sembodo. S.Ik, MM., mengatakan saat polisi mendapat informasi dari Kepala Kampung Swastika Buana, Nengah Sudana, bahwa Ada Pelaku jambret di lokasi Danau Tirta Gangga Kampung Swastika Buana Kec Seputih Banyak Kab Lampung Tengah, Kapolsek beserta Anggota Reskrim dan Bhabinkamtibmas meluncur ke lokasi, kemudian bersama masyarakat melakukan pengejaran, lantas  dalam jarak satu Km dari TKP, dua pelaku dapat ditangkap warga.

Lanjut Kapolsek, keduanya melakukan pencurian pada saat dua sejoli, Wayan Okta (18) dan Nyoman Agus (19) warga Kecamatan Seputih Banyak ketika sedang berada di lokasi Danau tersebut, tetapi meletakan tas miliknya diatas sepeda motor, lalu diambil oleh para pelaku, kemudian setelah melakukan aksinya duo jambret tersebut melarikan diri.

Barang bukti sepeda motor milik tersangka.
Barang bukti sepeda motor milik tersangka.

“Bersama warga akhirnya kedua tersangka dapat ditangkap dengan jarak sejauh 1 Km dari TKP” ujar AKP Hendra Gunawan.

Mencegah tindakan anarkis warga, Kapolsek langsung menghimbau masyarakat yang ikut mengejar pelaku untuk menyerahkan proses hukum kepada aparat Kepolisian dan masyarakat mengerti.

Saat ini kedua pelaku berikut  buktinya tas berisikan dompet, alat kosmetik milik korban serta senjata tajam dan sepeda motor honda beat tanpa plat nomor polisi milik pelaku.

“Terhadap keduanya dijerat dengan pasal 363 KUHPidana tentang Pencurian dengan kekerasan dengan ancaman 7 tahun penjara tentunya dengan memperhatikan UU RI No.11/2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak karena tersangka masih dibawah umur” tandas AKP Henda Gunawan. (*)

Penulis : Sarwo Premono
Editor    : Umi Fadilah
Publish : N.Muslih Lpg

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password