Warga Desa Kalibatur Ditemukan Gantung Diri Setelah Keluar Rumah Tanpa Pamit

Tribratanews.polri.go.id;Poldajatim – Tulungagung   Warga di Dusun Papar RT 2 / RW 1 Desa Kalibatur Kecamatan Kalidawir  di gemparkan dengan kejadian orang gantung diri.Saat itu ada warga yang sedang lewat di jalan berbatu tersebut yaitu sdr.  Kuat sekitar jam 03 30 WIB dibikin kaget karena ada orang berdiri menghadap ke barat seperti orang kencing tapi ternyata adalah orang gantung diri  di Pos Kamling Dusun Papar RT 2 / RW 1 Desa Kalibatur Kecamatan Kalidawir. Sedangkan di sebelah pos ada sepeda motor Vixion milik korban AG 2417 RH dan dari saku korban petugas dari Polsek Kalidawir mengamankan dompet yang berisi KTP atas nama Korban, uang sejumlah Rp1.850.000, dan HP merk LG Gold.subuh dini hari Rabu tanggal 19 April 2017.

Korban gantung diri dengan menggunakan tali tampar yang diikatkan di kayu blandar Pos Kamling atau Angkring yang bangunannya terbuat dari kayu.
Setelah didekati oleh warga ternyata yang gantung diri adalah warga Dusun Papar RT 2 / RW 1 yang bernama Sutrisno umur 48 tahun. Melihat kejadian tersebut warga lalu melaporkan ke Polsek Kalidawir.

Mendapat laporan tersebut Kapolsek Kalidawir AKP M. Ilyas,  S.H langsung meluncur ke TKP bersama anggota dan sekitar pukul 07.10 WIB tiba di TKP.
Sementara KSPKT Aiptu Nurohman langsung melaporkan kejadian tersebut ke KSPKT Polres Tulungagung.

Menurut keterangan dari anak pertama korban yang bernama Feri Wahyusetio 19 tahun  yang terus menangis, tidak mengira bahwa ayahnya akan melakukan bunuh diri sebab sebelumnya ayahnya terlihat biasa saja. Sedangkan menurut keponakan almarhum yakni Sunyoto, korban sering keluar rumah bersosialisasi atau blater orangnya dengan teman-temannya. Sebelumnya almarhum juga sering keluar masuk Malaysia 5 bulan sekali pulang balik untuk bekerja, sementara istri korban Wantiah 40 tahun yang masih syok dan terpukul atas kematian suaminya mengatan bahwa suaminya keluar rumah tidak pamit hari Selasa tanggal 18 April 2017 pukul 14.30 WIB.

Pukul 08.00 WIB team Inafis dari Polres Tulungagung tiba di rumah duka guna melakukan pemeriksaan terhadap kondisi tubuh korban dan tidak ditemukan tanda-tanda  kekerasan serta dilakukan pengambilan sidik jari dan dokumentasi disusul dari team medis Puskesmas Kalidawir yang juga melakukan Visum et Refertum dan seluruh instansi yang yang terkait dalam hal ini Polsek Kalidawir, Team Inafis Polres Tulungagung dan Team Medis dari Puskesmas Kalidawir menyimpulkan bahwa korban meninggal murni karena gantung diri.

Dan hal tersebut disampaikan ke pihak keluarga selanjutnya pihak keluarga bisa menerima kematian almarhum secara ikhlas. Kapolsek Kalidawir AKP M. Ilyas, S.H lalu memerintahkan Kepala Desa Kalibatur untuk membuat Surat pernyataan yang isinya menerima kematian korban dengan ikhlas serta tidak akan akan menuntut kepada siapapun secara hukum dan tidak perlu di lakukan autopsi dan di tanda tangani oleh istri korban dan saksi sanak saudara korban.

Pukul 08.30 korban di persilahkan untuk di mandikan dan di makamkan sebagaimana mestinya. Jarak TKP tempat gantung diri dengan rumah korban kurang lebih 500 meter sehingga korban harus dievakuasi oleh anggota Polsek Kalidawir dengan dibantu tetangga sekitar dengan berjalan kaki. Almarhum meninggalkan seorang istri serta 1 anak laki-laki dan 3 anak perempuan.

Penulis      :Devi

Editor        :Umi Fadhilah

Publish      :M.Sholeh

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password