Polisi Tangkap Pelaku Pencabulan di Pesisir Barat

Tribratanews.polri.go.id – Polres Lampung Barat. Angota Satuan Reserse Kriminal kepolisian resot Bengkunat berhasil menagkap YI yang telah melakukan tindak pidana pencabulan dan persetubuhan anak dibawah umur sebagaimana dimaksud dalam pasal 81 ayat (2) jo pasal 82 ayat (1) uu RI no 35 th 2014 tentang perubahan atas uu RI no 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak  berdasarkan laporan polisi  nomor LP/B/74/ IV /POLDA LPG/RES LB/SEK KUNAT, 17/04/2017.

Kepala Kepolisian Sektor Bengkunat Inspektur Polisi Satu Hairil Anwar mendampingi Kepala Kepolisian Resor Lampung Barat Ajun Komisaris Besar Polisi Andy Kemala,S.Ik.M.M., pada saat selesai acara Supervisi di Polres pada Rabu 19/04/2017 pukul 11.00 Wib mengungkapkan, tersangka YI di tangkap petugas di karena kan telah melakukan pencabulan dan persetubuhan anak di bawah umur kepada korban sebut saja bunga bukan nama yang sebenarnya.

Yang dilakukan dirumah korban pada pada saat itu pelaku YI main kerumah korban, keduanya Percakapan seperti obrolan biasa, tidak lama kemudian YI menanyakan keberadaan kedua orangtua korban dan kakanya. Selanjutnya Korban menjawab pertanyaan tersangka YI bahwa kedua orang tuanya tidak ada dirumah sedang pergi keluar, sedangkan kakanya lagi tidur, kemudian tersangka YI pun mengajak korban untuk masuk kedalam kamar.

Selanjunya terjadilah perbuatan itu yang dilakukan oleh YI kepada korban Bunga Bukan Nama Yang sebenarnya, hal tersebut dilakukan kembali setelah lima menit kemudian, sampai akhirnya kejadian tersebut diketahui keluarga korban. Setelah kelamin korban terus mengalami pen darahan.

Kemudian Keluarga Korban Melaporkan kejadian tersebut Kepolsek Bengkunat, dan Jajaran Polsek berhasil menagkap pelaku YI bersama barang bukti yakni satu celana dalam, beserta celana dan baju yang dikenakan korban terdapat bercak darah, dua celana dan baju yang dikenakan tersagka YI saat melakukan pencabulan dan perstubuhan terhadap korban. Kini tersangka dan barang bukti Kami amankan di Polsek Bengkunat guna Penyidikan lebih Lanjut,” ungkapnya.

Penulis         : Edi Susanto

Editor           : Umi Fadilah

Publish         : Edi Susanto

 

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password