Bhabinkamtibmas Hadiri Temu Kader STBM Puskesmas Pringsewu Lampung

Tribratanews.polri.go.id – Polres Tanggamus. Bhabinkamtibmas Pekon Sidoharjo, Polsek Pringsewu, Brigadir Polisi Pratama Aris Sandy menghadiri temu kader sanitasi total berbasis masyarakat (STBM) Puskesmas Pringsewu di balai Pekon Sidoharjo, Kecamatan Pringsewu Rabu (19/4). Para kader tersebut berasal dari 8 pekon/kelurahan yang berada di bawah naungan Puskesmas Pringsewu.

Adapun kedelapan pekon/kelurahan tersebut adalah Pekon Sidoharjo, Pekon Waluyojati, Pekon Fajar Agung, Pekon Fajar Agung Barat, Pekon Margakaya, Kelurahan Pringsewu Timur, Kelurahan Pringsewu Selatan dan Kelurahan Pajaresuk.

Sebagai narasumber Kasi Kesehatan Lingkungan, Kesehatan Kerja dan Olahraga (Kerjasor) Dinas Kesehatan Pringsewu Tati Zarsmi. Dikatakannya para kader STBM yang berasal dari pekon/kelurahan diharapkan mampu memberikan pemahaman STBM terhadap masyarakat di lingkungannya.

“Kami berharap para kader STBM untuk bisa mensosialisasikan program STBM dilingkungan masing – masing. Karena pada tahun 2017 ini, Pemkab Pringsewu menargetkan 131 pekon/kelurahan untuk bebas buang air besar sembarangan (stop BABS) menuju Kabupaten Pringsewu ODF.”ujar Tati Zarsmi.

Dirinya menjelaskan sanitasi total berbasis masyarakat (STBM) adalah pendekatan untuk mengubah perilaku higienis dan saniter melalui pemberdayaan masyarakat dengan cara pemicuan.”STBM bertujuan untuk mewujudkan perilaku masyarakat yang higienis dan saniter secara mandiri dalam  rangka meningkatkan derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya,”jelasnya.

Dijelaskannya latar belakang STBM sendiri adalah tantangan yang dihadapi Indonesia terkait pembangunan kesehatan, khususnya bidang higienis dan sanitasi masih besar. Untuk itu perlu dilakukan intervensi terpadu melalui pendekatan sanitasi total.

“Pemerintah telah merubah pendekatan pembangunan sanitasi nasional dari pendekatan sektoral dengan penyediaan subsidi perangkat keras yang selama ini tidak memberi daya ungkit terhadap terjadinya perubahan perilaku higienis dan peningkatan akses sanitasi,”katanya.

Oleh karena itu, dalam rangka mengimplementasikan STBM dalam mewujudkan pekon ODF di Kecamatan Pringsewu dirinya menghimbau dan mengajak seluruh warga untuk melakukan stop buang air besar sembarangan (stop BABS) di semua pekon dan sarana pendidikan.

Ditambahkannya, ada beberapa peraturan yang mendasari STBM diantaranya, Peraturan Pemerintah No. 43 Tahun 2014 tentang peraturan Pelaksanaan UU No. 6 Tahun 2014 tentang desa. “Peraturan Menteri Kesehatan  No.3 tahun 2014 Tentang Sanitasi Total Berbasis Masyarakat ( STBM ) dan diturunkan ke Peraturan Kabupaten Pringsewu No. 02 Tahun 2012 Tentang RT RW Pasal 28 ayat 2 B,”katanya.

Brigadir Pratama Aris Sandy mengatakan kegiatan tersebut berjalan aman dan kondusif, “Kegiatan tersebut dimulai pukul 09.30 WIB dan berakhir pukul 12.00 WIB. Situasi aman dan kondusif,” tutup Brigadir Pratama Aris Sandy. (*)

Penulis  : Arif
Editor     : Umi Fadilah
Publish  : N.Muslih Lpg

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password