Berada di Ujung Utara NKRI, Kapolsek Miangas Berharap Dapat Bantuan Kapal Untuk Patroli

IMG-20170419-WA0048

Tribratanews.polri.go.id, Polda Sulawesi Utara – Miangas merupakan salah satu pulau yang berada di Kabupaten Talaud, Sulawesi Utara (Sulut). Pulau Miangas yang luasnya kurang lebih 2,39 kilo meter persegi ini adalah pulau terluar di ujung utara NKRI, yang berbatasan langsung dengan negara tetangga Filipina.

Di Pulau Miangas hanya terdapat 1 kecamatan yang terdiri dari 3 buah dusun, dengan total penduduk sebanyak 874 jiwa (418 pria, 456 wanita). Sebagian besar penduduknya bermata pencaharian sebagai nelayan dan petani.

Untuk menuju pulau ini, dapat ditempuh dengan perjalanan laut selama 7 jam dari Melonguane (ibu kota Kabupaten Talaud) atau 22 jam dari Kota Manado, dengan kapal berkecepatan 16 knot. Jarak dan waktu tempuh tersebut masih lebih singkat dari Miangas ke Davao (Filipina), yang hanya ditempuh selama 6 jam atau Miangas-Gensan (Filipina) yang bisa ditempuh selama 2 jam saja menggunakan kapal dengan kecepatan yang sama.

Seiring perkembangan zaman, di Pulau Miangas kini telah dibangun bandara yang diresmikan langsung oleh Presiden RI, Joko Widodo akhir tahun 2016 silam. Di Miangas juga terdapat berbagai fasilitas diantaranya Kantor Polsek, Pangkalan TNI AL, sekolah mulai SD hingga SMK, Puskesmas, PLN tenaga diesel, kantor perbatasan dan kantor pemerintahan lainnya.

Menurut Kapolsek Miangas, Iptu Dekmar Lerah, situasi kamtibmas hingga saat ini masih tetap kondusif. Potensi kerawanan di perbatasan masih bisa terdeteksi, namun masih ada sesekali nelayan negara tetangga yang melakukan illegal fishing.

Diterangkan Kapolsek, selama ini pihaknya tidak pernah melakukan patroli luar di laut karena belum memiliki kapal patroli. “Oleh karena itu kami berharap di Polsek Miangas ini bisa diberikan bantuan kapal, minimal tipe C2 untuk keperluan patroli laut dan perbatasan,” ujarnya penuh harap.

Personel Polsek Miangas, lanjutnya, berjumlah 25 orang. “Yang mendapat tunjangan perbatasan sebanyak 13 orang dan sisanya hanya sprin (surat perintah) penugasan dalam rangka pembinaan,” jelasnya disela-sela kunjungan Kapolda Sulut ke Polres Talaud, Selasa (18/04/2017).

Lebih lanjut diterangkannya, selain penegakan hukum oleh aparat, di Pulau Miangas juga diberlakukan aturan adat. “Jadi ada beberapa pelanggaran yang diselesaikan secara hukum adat oleh masyarakat setempat, sehingga sampai saat ini kondisi kamtibmas di wilayah ini masih kondusif,” pungkas perwira lulusan SAG tahun 2013 ini.

Penulis: Pri
Editor: Umi Fadilah
Publish: Rony

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password