Waspada Banjir Meluas, Anggota Polsek Suli Siaga di Lokasi Banjir

Tribratanews.polri.go.id – Luwu Sulsel, Hujan lebat dini hari kemarin Selasa (18/4) di wilayah Kecamatan Suli, Kab. Luwu dan sekitarnya mengakibatkan air sungai Suli meluap pada sekitar jam 05.00 wita, dimana pada jam tersebut bertepatan dengan pasang air laut, mengakibatkan Dusun Suli pantai dan beberapa dusun terdekat di Kelurahan Suli Kab. Luwu terendam air setinggi lutut orang dewasa.

Luapan Air sungai menggenangi perumahan penduduk serta akses jalan dari Dusun Suli pantai menuju ke jalan Poros Trans Sulawesi Kec. Suli Kab. Luwu, serta sekolah Dasar Negeri Suli Pantai, sehingga sekolah di liburkan.

Tidak terjadi korban dalam musibah banjir ini, namun aktifitas warga sempat terganggu dipagi hari, puluhan hektar sawah dan tambak ikan terendam air, 3 rumah tinggal milik Hamka, dr. Aris dan Akka di Lingkungan Suli pantai Kel. Suli Kab. Luwu yang berada  di bantaran/pinggir sungai Suli nyaris terseret arus sungai, adanya kekawatiran rumahnya akan rereret arus sungai 3 KK ini mengungungsi di kerabat terdekat.

Menyikapi musibah banjir akan meluas dan bertambah besar sejumlah personel Polsek Suli Polres Luwu siaga di lokasi banjir dan siap untuk memberikan bantuan dan pertolongan kepada masyarakat.

Hingga berita ini diturunkan berangsur-angsur luapan air sungai mulai surut, salah seorang warga mayarakat berharap tidak terjadi banjir susulan. Mengingat di Bulan Maret dan April 2017 Suli Pantai telah 3 kali mengalami musibah banjir akibat luapan air ungai Suli.

Deputi Bidang Meteorologi BMKG, DR. Yunus S. Swarinoto, M.Si mengemukakan, sebagian besar wilayah Indonesia masih berada dalam puncak musim hujan sehingga peningkatan intensitas curah hujan masih terjadi.

Dengan potensi curah hujan tinggi pada periode bulan April ini, maka potensi hujan lebat harian dapat meningkatkan peluang terjadinya bencana Hidrometeorologi. Meskipun demikian frekuensi hujan yang cenderung meningkat ini lebih banyak dipengaruhi oleh faktor lokal.

Sedangkan secara umum tidak terdapat fenomena cuaca global yang signifikan seperti Indian Ocean Dipole (IOD), seruakan dingin, maupun gelombang tropis yang hampir seluruhnya dalam kondisi netral. Sehingga pada periode kali ini sangat perlu memperhatikan perkembangan dinamika cuaca lokal dan regional.

Diperkirakan potensi hujan akan meningkat dalam beberapa hari kedepan, khususnya di wilayah pantai barat Sumatera, Sumatera bagian utara, Sumatera bagian selatan, Bengkulu, Riau, Lampung, Banten, Jabodetabek, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Sulawesi bagian Tengah, Sulawesi bagian Selatan, dan sebagian besar Papua.

Terkait dengan hal tersebut, masyarakat diharapkan tetap mewaspadai potensi peningkatan curah hujan yang dapat disertai angin kencang dan berpotensi mengakibatkan terjadinya banjir, tanah longsor, banjir bandang maupun genangan.

Penulis : Taufik

Editor : Umi Fadilah

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password