Mantapkan Kemitraan, Kapolsek Ganra Gelar Pertemuan dengan Stakeholder Kecamatan

Tribratanews.polri.go.id – Soppeng Sulsel, Guna memantapkan kemitraan dan sinergitas dengan stakeholder tingkat Kecamatan Ganra, Kapolsek Ganra menggelar pertemuan rutin, Selasa 18/4/17.

Dalam kegiatan yang digelar di Polsek Ganra tersebut hadir Kasat Reskrim Polres Soppeng AKP Ahmad Rosma, KBO Sat Intel, Camat Ganra, Dan Posramil Ganra, Kades dan Sekdes, serta tokoh masyarakat.

Pencegahan gangguan kamtibmas dan tindak pidana menjadi pembahasan dalam kegiatan yang berlangsung santai tersebut.

Poskamling dan patroli serta sambang dialogis bhabinkamtibmas menjadi solusi efektif yang akan terus dilaksanakan guna menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif khususnya di Kecamatan Ganra Soppeng.

Peran Polisi dalam menangkal gangguan kamtibmas tentunya tidak terlepas dari peran warga, aparat TNI, aparat desa dan tokoh-tokoh masyarakat. Tentunya dengan keaktifan unsur terkait dalam menjaga kamtibmas harus diikuti dengan dibuatnya aturan-aturan demi meminimalisir gangguan kamtibmas seperti kewajiban tamu dari luar kecamatan untuk melapor apabila menginap dalam waktu 1 x 24 jam dengan menghadirkan tamu yang bersangkutan kepada Ketua RT/RW untuk dilakukan pendataan.

Setiap kegiatan keagamaan tertutup maupun terbuka, wajib melaporkan pelaksanaanya kepada Forum Bankamdes atau sepengetahuan Kepala desa/Lurah.

Menyepakati bersama tokoh agama dan kepala desa, Bhabinkamtibmas, Babinsa dan lembaga lain melaksanakan ceramah dan dialog dengan sasaran masyarakat yang rentan masuknya faham radikal dengan materi yaitu memberikan pemahaman tentang pemahaman agama masing masing secara utuh dan pelaksanaan sesuai dengan jadwal yang dibuat dalam rapat Forum Desa dan dapat di hadiri oleh anggota forum Bankamdes.

Melaksanakan dialog dan ceramah terhadap kelompok, partisan, pendukung radikalisme secara rutin dengan mengundang imam dan alim ulama, memberikan pelatihan dan atau lapangan pekerjaan, melaksanakan ceramah tentang bela negara, memupuk rasa  cinta tanah air secara rutin.

Kesepakatan memasang spanduk, brosur tentang Radikalisme dan terorisme adalah bahaya laten, menggerakkan dan menghidupkan  kembali TPA (taman Pengajian Alquran), giat pengajian, remaja masjid dan forum lintas agama, menggerakkan kegiatan ritual budaya dan perayaan keagamaan, sambang ke rumah rumah ttg bahaya radikalisme terorisme, Melaksanakan kegiatan khitanan masal dan pengobatan gratis.

Menyepakati pemberian sanksi apabila hasil kesepakatan dilanggar yaitu : pengusiran bagi penceramah yang melakukan penghasutan, sanksi adat berupa dikucilkan dari desa dan kelompok yang tidak melaksanakan kesepakatan di bubarkan dari desa tersebut.

Penulis : Sumarwan

Editor : Umi Fadilah

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password