Citra Dano Putri, S.Pd.,M.I.Kom : Butuh Kerjasama Semua Pihak Redam Kepanikan Isu Penculikan Anak

index

Tribratanews.polri.go.id Polda Gorontalo,  Diharapkan ada kerjasama semua pihak untuk bisa meredam adanya isu penculikan anak di Gorontalo, baik itu pemerintah, media masa dan para Netizen di media sosial.

Dosen Prodi Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Gorontalo (UNG),  Citra Dano Putri, S.Pd.,M.I.Kom menjelaskan bahwa, memang permasalahan disini menjadi kompleks dikarenakan sebagian Netizen bukan hanya sekedar membagikan informasi yang tidak jelas sumbernya, tapi juga ikut menambahkan cerita seolah itu menjadi bagian dari pengalaman pribadinya, secara otomatis ikut menambah kekhawatiran orang yang membancanya.

“Selain media sosial, publik juga lebih percaya kepada media massa, untuk itu  dibutuhkan kerja sama semua pihak untuk meredam kepanikan masyarakat,”ujar Citra.

Menurutnya bahwa, keterangan pers yang disampaikan oleh Kapolda Gorontalo, Brigadir Jenderal (Brigjen) Polisi Rachmad Fudail yang meminta agar masyarakat tidak mudah percaya isu penculikan yang beredar melalui media sosial (medsos), sudah cukup tegas.

Karena fakta dilapangan pihak kepolisian tidak mendapati adanya laporan telah terjadi penculikan di wilayah provinsi Gorontalo, seiring dengan maraknya informasi adanya kasus penculikan anak di Kota Gorontalo dan Kabupaten Bone Bolango.

Tidak hanya itu, pemerintah Kota Gorontalo pun dalam hal ini Wali Kota Gorontalo Marthen Taha membantah adanya isu penculikan anak di wilayahnya.

“Nah sekarang tinggal tugas kita, baik itu Media Massa, serta para Netizen untuk tidak membesar-besarkan isu adanya penculikan  Anak di Gorontalo,”urainya.

Terkait dengan isu tersebut, peran dan fungsi kepolisian sudah dijalankan, dimana Kapolda sudah mengarahkan anggotanya untuk intens melakukan razia dan memberikan sosialisasi langsung ke masyarakat.

Untuk mendukung itu, pihaknya berharap agar warga pun di lingkungannya masing – masing bisa saling bantu untuk menjaga keamanan tempat tinggalnya, misalnya dengan mengaktifkan kembali Siskamling.

Tidak lepas hanya sampai disitu, diharapkan pula pihak kepolisian , harusnya mencari pihak yang sengaja menyebar luaskan berita yang tidak jelas asal usulnya, atau sengaja menyebarkan berita “Hoax”.

“Perlu di amankan juga pihak-pihak yang memprovokasi dan ikut membuat kepanikan masyarakat,”jelasnya.

Dari segi komunikasi memang pihak kepolisian harus membuat tim “counter isu” untuk membendung isu atau informasi yang belum jelas keberadaanya, dengan tidak mengesampingkan isu tersebut, artinya perlu ada tindak lanjut ketika ada Netizen yang sengaja melempar isu ke publik, karena biar bagaimanapun tingkat kepercayaan publik di Media Sosial cukup berpengaruh.

Penulis         : Irham

Editor           : Umi Fadilah

Publish         : Fandi

 

Admin Polri25267 Posts

tribratanews.polri.go.id "Portal Berita Resmi Polri : Obyektif - Dipercaya - Patisipatif"

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password