Seorang Montir Bengkel Nyambi Jadi Pebisnis Shabu Dibekuk Petugas Saat Pulas

Tribratanews.polri.go.id – Praya, Tim Opsnal Satuan Narkoba Kepolisian Resor Lombok Tengah (Sat Narkoba Polres Loteng) membekuk montir bengkel yang nyambi sebagai Pebisnis atau penjual Narkotika Golongan I “Shabu” pada Selasa (18/04) pukul 00.00 Wita saat pelaku sedang tertidur pulas  di sebuah bengkel di Dusun Kulakagik, Kelurahan Prapen Kabupaten Lombok Tengah.

“Pelaku Kami tahan karena diduga mengedarkan  Narkotika Golongan I Jenis shabu,” Kata AKBP Kholilur Rochman melalui Kasat Narkoba AKP Muhaimin.

Penangkapan dan penahanan sang montir yang berinisial AS (31) dilakukan setelah beberapa kali Tim Opsnal melakukan pengintaian kepada pelaku. Kasat Narkoba AKP Muhaimain menjelaskan awalnya petugas kesusahan mencari barang bukti namun pada akhirnya berhasil ditemukan dibalik pagar berbungkus sebuah kotak kecil permen penyegar nafas. Di dalamnya terdapat 16 Poket kecil Shabu dan Dua Poket Berukuran besar.

WhatsApp Image 2017-04-18 at 08.46.46
BB Shabu yang diamankan Petugas (18/04)

“lokasi pelaku bertransaksi yang sangat rentan karena berdekatan dengan areal persekolahan menjadi satu dari banyak alasan penangkapan harus segera terlaksana. Ditakutkan transaksi  ini akan menyeret beberapa para pelajar yang ada disekitarnya untuk tergiur mencoba barang berbahaya ini,” terang AIPDA Ahmad Taufik selaku Paur Humas.

Dihadapan para penyidik, pelaku mengaku bahwa baru delapan bulan menggeluti bisnis berjualan shabu ini sedangkan menjadi pemakai aktif sudah satu tahun berjalan. Cara menjajakan daganganya dilakukan dengancara sistem order dan dijemput. Jadi para pecandu akan menelpon terlebih dahulu setelah dikonfirmasi baru para pemesan akan berduyun -duyun datang mengambil barang pesanan.

Pengembangan langsung dilakukan dengan melakukan penggeledahan ke rumah tersangka di Lingkungan Tiwu Bokah, Kelurahan Praya. Di sana selain menemukan satu set alat hisap petugas juga menemukan dua orang wanita yang mengaku datang ke sana hanya untuk mengambil handphone. Kedua wanita tersebut turut diamankan petugas untuk mengorek keterangan yang valid tentang AS dan juga keberadaannya yang diakui kebetulan di rumah yang bersangkutan.

Secara keseluruhan selain mengamankan pelaku petugas juga mengamankan beberapa barang bukti antara lain, uang berjumlah 2,3 juta rupiah yang diakui sebagai hasil berjualan shabu, satu set alat hisap, 5 korek gas, dua unit Handphone. Kesemuanya diamankan oleh petugas untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut.

Penulis & Publish : Rozian

Editor : Umi Fadilah

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password