Kapolda: Penerimaan Anggota Polri di Papua Harus Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis

Tribratanews.polri.go.id Polda Papua, Jayapura – Kepala Kepolisian Daerah Papua, Irjen Pol Drs. Paulus Waterpauw selaku Ketua Panitia Penerimaan Daerah Papua (Panda Papua) memimpin acara Penandatanganan Pakta Integritas Penerimaan Anggota Polri Terpadu Tahun Anggaran 2017 di GOR Waringin Kota Jayapura, Selasa (18/4/17).

Pembacaan dan penandatanganan pakta integritas itu dilakukan oleh perwakilan dari masing-masing panitia, orang tua, Pengawas Internal maupun Pengawas dari External, Calon Taruna (Catar) Akpol dan Calon Siswa (Casis) Brigadir serta Calon Tamtama (Catam).

Pakta integritas yang dibacakan secara bergantian dan diikuti masing-masing pihak tersebut pada intinya menolak segala bentuk praktik Korupsi, Kolusi, Dan Nepotisme (KKN) selama proses seleksi berlangsung.

Sebelum Kapolda Papua memberikan Sambutan pada acara tersebut, terlebih dahulu Kepala Biro SDM Polda Papua Kombes Pol Ida Bagus KD Putra N, Sik, M.Si memaparkan mekanisme Tahapan Tes Rekruitment (seleksi) Penerimaan anggota Polri TA. 2017 Panda Papua serta melaporkan jumlah Animo Pendaftar yang Memenuhi Syarat (MS) sampai dengan tanggal 16 April 2017.

Kapolda Papua Penerimaan Anggota Polri di Papua Harus Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis--

“Animo pendaftar hinggal tanggal 16 April 2017 sebanyak 2.732 orang terdiri dari Catar Akpol sebanayak 139 orang terdiri dari pria 129 dan 10 wanita, Bintara  Polisi Tugas Umum (Bintara PTU) sebanyak 1894 orang yang terdiri dari Pria 1469 dan wanita 425 orang serta Casis Tamtama sebayak 699 orang,” terang Kombes Pol Ida Bagus.

Karo SDM juga meyampaikan bahwa untuk Tahun Anggaran 2017 Polda Papua mendapatkan Kouta Didik Akpol sebanyak 8 orang dari 12 orang Kouta Kirim Papua dan untuk Kouta Didik Bintara PTU sesuai DIPA Polda Papua mendapat Kouta 322 Polki dan 12 Polwan, sedangkan untuk Kuota Didik Tamtama sesuai DIPA Tahun ini Polda Papua hanya mendapatkan 16 orang.

Sementara itu, Kapolda Papua Irjen Pol Drs. Paulus Waterpauw mengatakan, dengan dibaca serta ditandatangani Pakta Integritas itu, maka semua pihak yang terkait dalam penerimaan ini telah sepakat untuk menghindari segala bentuk kecurangan.

“Pelaksanaan setiap tahapan seleksi penerimaan calon anggota Polri mengedepankan prinsip “BETAH” yakni Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis,” tegas Kapolda.

Kapolda Papua Penerimaan Anggota Polri di Papua Harus Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis-

Kapolda kemudian menjelaskan, Bersih maknanya Polri tetap bersih karena dalam Penerimaan anggota Polri, tidak dipungut biaya dalam bentuk apapun. Transparan, maknanya setiap tingakatan Seleksi para peserta langsung melihat sendiri hasil kerjanya dan Polri mempersilahkan kepada masyarakat atau LSM untuk ikut mengawasi setiap tahapan Seleksi. Akuntabel, maknanya Polri senantiasa mengedepankan sikap ramah dan santun dalam melayani masyarakat.

“Untuk itu, jika ditemukan pelanggaran dan kecurangan agar segera dilaporkan. Sehingga Target Clear and Clean bisa terwujud dan mendapatkan calon anggota Polri yang lebih berkulitas,” Kapolda.

Lagi lanjut Kapolda, tujuan dari dilaksanakan Penandatanganan Pakta Integritas ini adalah untuk memperkuat Komitmen bersama dalam menumbuhkan keterbukaan dan kejujuran serta mempelancar tugas yang berkualitas, Efektif dan akuntabel.

“Termasuk untuk mewujudkan pribadi yang bertanggung jawab dan bermartabat dalam proses Peneriman anggota Polri Terpadu TA. 2017 khususnya di Panda Papua,” tutup Kapolda.

Penulis      : Warsito
Editor        : Umi Fadilah
Publisher  : Reinaldy N R

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password