Humas Polda Kalsel Kerjasama FISIP Unlam FGD “Antisipasi HOAX di Medsos”

photo_2016-12-29_22-26-16

POLDA KALSEL –

Maraknya berita yang tak jelas sumber dan akurasinya atau yang disebut dengan istilah HOAX, menjadi keprihatinan semua elemen di masyarakat. Guna menindak lanjuti persoalaN HOAX atau berita bohong yang menjurus fitnah, Bid Humas Polda Kalsel bersama dengan BEM Fisip Unlam menggelar Focus Group Discussion (FGD) di aula FISIP Unlam Banjarmasin Pada Kamis (29/12) dengan tema “Antisipasi HOAX di Medsos”.

Nara sumber pada kegiatan ini, Kasubbid Penmas Bid Humas Polda Kalsel Kompol Ana Setiani, Dosen FISIP Unlam Fahriannor SIP M.Si dan Didi Gunawan jurnalis.

Menurut penuturan Kompol Ana Setiani, masyarakat yang sering menggunakan internet hendaknya bisa menggunakan secara benar dan bertanggung jawab.

Masyarakat jangan dengan mudah dan gampang menyebarkan pesan yang belum jelas kebenarannya.

Karena ada ancaman pidana untuk masyarakat yang dengan sengaja menyebarkan keterangan palsu atau hoax yang berpotensi menimbulkan gejolak di masyarakat.

Pelaku penyebar hoax dapat dijerat Pasal 28 ayat 1 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Dalam pasal tersebut disebutkan, “Setiap orang yg dengan sengaja dan atau tanpa hak menyebarkan berita bohong dan menyesatkan, ancamannya mampu terkena pidana maksimal enam tahun dan denda maksimal Rp 1 miliar”.

photo_2016-12-29_22-27-51 photo_2016-12-29_22-27-56

 

Oleh karena itu, Polri mengingatkan kepada pihak-pihak tertentu yang tak bertanggung jawab yang menyebarkan isu demikian tak melakukan lagi, Masyarakat harus selektif terhadap pesan yang diterima, masyarakat juga diminta tak gampang yakin dengan isu-isu yg berkembang di media sosial.

Polri, memberi jaminan keamanan kepada semua warga negara seandainya benar terjadi hal-hal yang menimbulkan keresahan.

Seandainya mendapatkan pesan berantai yang diragukan kebenarannya, masyarakat diimbau jangan segera menyebarkannya.

Polisi sebaiknya menjadi pihak pertama yg mengetahui keterangan tersebut buat dicek ulang kebenarannya. Jika itu terbukti hoax, polisi akan mulai mengusutnya.

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password