Hadir Ibadah, Iptu Agustinus Sempatkan sosialisasi bahaya Narkoba

Tribratanews.polri.go.id – Soppeng Sulsel, Wakapolsek Marioriwawo Iptu Agustinus Teko bersama Kanit Binkamsa Polres Soppeng Ipda Suwondo Bintoro melaksanakan penyuluhan tentang bahaya Narkotika saat menghadiri kegiatan Ibadah, Sabtu 16/04/17.

Kegiatan tersebut digelar di Gereja Toraja Jemaat Soppeng Lappacabbu Kec. Lalabata Kab. Soppeng. Turut hadir Pendeta dan Seluruh Jemaat Gereja Toraja Soppeng yang akan memperingati hari Paska 2017.

Dalam kesempatannya Iptu Agustinus Teko selaku Narasumber menyampaikan tentang bahaya Narkotika di kalangan masyarakat serta dampak dan bahaya Narkoba dari segi kesehatan dan hukum.

“Efek narkoba berbahaya bagi kesehatan, ketika sudah terjerumus kecanduan narkotika akan sulit keluar dan butuh rehabilitasi yang panjang.

Tak lupa Wakapolsek Marioriwawo meminta kepada seluruh peserta yang hadir agar bersinegritas bersama masyarakat, bila mana mengetahui adanya peredaran atau penyalahgunaan narkotika agar segera melapor di Kepolisian terdekat guna menyelamatkan generasi muda.

Untuk memerangi narkoba ini, perlu ada upaya maksimal yang dilakukan aparat Kepolisian mulai dari pencegahan hingga penegakan hukum serta upaya rehabilitasi.

Perlu juga adanya penekanan dari pimpinan jajaran Kepolisian untuk melakukan pengawasan peredaran narkoba, termasuk peredaran yang kerap dilakukan oleh “pemain” dari dalam lembaga pemasyarakatan (lapas) dan tempat hiburan, harus dilakukan secara ketat.

Sikap tegas Pemerintah Indonesia untuk melawan narkoba, disikapi Kapolri Jenderal Polisi Tito Carnavian beberapa waktu lalu. Jenderal Polisi Tito Carnavian menegaskan, pihak kepolisian tidak main-main dalam mengungkap peredaran narkoba di Indonesia. Bahkan, Kapolri ini menyatakan pihaknya tak segan-segan menembak mati bandar narkoba asing yang berani masuk ke Indonesia.

Begitu seriusnya ancaman narkoba yang dapat merusak keberlangsungan hidup generasi muda, maka aparat Polri diminta bersikap tegas terhadap pelaku narkoba. Kapolri mewarning akan melakukan evaluasi terhadap jajarannya yang minim dalam mengungkapkan peredaran narkoba.

Orang nomor satu di tubuh Polri ini menginstruksikan kepada jajaran kepolisian agar tidak takut meringkus bandar narkoba, termasuk juga bandar asing yang masuk ke Indonesia ini. Kepada bandar narkoba, Tito berpesan untuk tidak ‘main-main’ di Indonesia. Dia bahkan mengancam para bandar narkoba akan berakhir di kamar jenazah jika berani bermain-main.

Dampak bahaya penyalahgunaan narkoba sendiri  bisa berdampak bagi fisik, psikologis dan dampak sosial ekonomi.

Dampak fisik yang ditimbulkan antara lain : gangguan pada sistem saraf (neorologis), kejang-kejang, halusinasi, gangguan kesadaran, kerusakan saraf tepi, gangguan pada jantung dan pembuluh darah (kardiovaskuler), infeksi akut otot jantung, gangguan peredaran darah, gangguan pada kulit (dermatologis), penanahan, bekas suntikan dan alergi, gangguan pada paru-paru (pulmoner), penekanan fungsi pernapasan, kesukaran bernafas, penggesaran jaringan paru-paru, pengumpulan benda asing yang terhirup, dapat terinfeksi virus HIV dan AIDS, akibat pemakain jarum suntik secara bersama-sama.

Dampak psikologis, antara lain berfikir tidak normal, berperasaan cemas, tubuh membutuhkan jumlah tertentu untuk menimbulkan efek yang diinginkan, ketergantungan/selalu membutuhkan obat.

Sedang dampak sosial dan ekonomi yakni : selalu merugikan masyarakat baik ekonomi, sosial, kesehatan & hukum.

Penulis : Abd Rahman

Editor : Umi Fadilah

Admin Polri56598 Posts

tribratanews.polri.go.id "Portal Berita Resmi Polri : Obyektif - Dipercaya - Patisipatif"

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password