Munas APKLI V Menghadirkan Kadiv Humas Polri Sebagai Keynote Speaker

Tribratanews.polri.go.id – Mabes Polri, Minggu (16/4/2017) Kadiv Humas Polri Irjen Pol Boy Rafli Amar menjadi Keynote Speaker Munas V APKLI (Musyawarah Nasional ke-5 Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia).

Munas yang diselenggarakan di Aula Lapran Pane Graha Insan Cita (GIC),Depok,Jawa Barat ini lmengangkat tema ‘Cetak Biru Percepatan Perang Gerilya PKL Kembalikan Kedaulatan Ekonomi Bangsa Dari Cengkraman Bangsa Asing’.

Dalam materinya, Kadivhumas Polri Irjen Pol Boy Rafli Amar menyampaikan Melalui kerjasama dan hubungan saling mendukung antar semua elemen masyarakat, PKL dapat menjadi bagian dari masyarakat dengan menyediakan kebutuhan secara cepat dan murah sekaligus menghidupkan kegiatan ekonomi dengan tertib dan harmonis.

IMG-20170416-WA0041

Ditambahkan Kadiv Humas, Untuk menciptakan ketertiban masyarakat, PKL haruslah terkoordinir, bertempat di lokasi yang tertata, aktif mengikuti berbagai pelatihan dan pemberdayaan tentang ekonomi, hukum, dan pengetahuan lain, serta mendapatkan perlindungan dan payung hukum.

” Selain itu, PKL harus bekerja sama dengan aparat terkait dalam menjaga kebersihan dan keamanan, dan mentaati peraturan dan prinsip-prinsip dasar, yaitu tertib, indah, aman, dan bersih,”terang Irjen Pol Boy Rafli Amar.

Selanjutnya Irjen Pol Boy Rafli Amar mengatakan, pada akhirnya PKL tidak lagi dipandang sebagai aktivitas illegal. PKL dapat menjadi solusi atas tingginya angka pengangguran di Indonesia dan lemahnya penyerapan tenaga kerja di sektor swasta. PKL sebagai sektor informal tidak lagi dapat diabaikan dan justru diberdayakan untuk menggerakan perekonomian nasional. Persaingan di era Masyarakat Ekonomi ASEAN dapat dihadapi dengan sumber daya manusia bidang informal yang telah dibina dan ditingkatkan kompetensinya.

IMG-20170416-WA0039

Irjen Pol Boy Rafli Amar menambahkan, dengan makin berkurangnya pengangguran, potensi masyarakat Indonesia melakukan aksi kejahatan juga dapat ditekan. Melalui harmonisnya pemerintah, aparat keamanan (kepolisian), dan masyarakat ekonomi lemah, tidak ada lagi perasaan didiskriminasi yang memicu perselisihan. Masyarakat akan memiliki ketahanan dalam menghadapi masuknya pengaruh negatif dan menyebarnya isu kebencian, menuju persatuan dan kesatuan Indonesia.

Tampak hadir dalam acara yakni Ketua DPP APKLI dr. Ali Mashun, M.Biomed, Mahya Randhan pimpinan Harian Pelita dan para penerima beasiswa dari APKLI.(*)

Penulis : Tim

Editor : Umi Fadilah

Publish : Alam/Veri

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password