Polsek Pemangkat: Petugas Bhabinkamtibmas Selesaikan Masalah Sengketa Tanah Antar Warga

Tribrata.polri.go.id Polda Kalbar.Sambas-Petugas Bhabinkamtibmas Desa Perapakan kec.Pemangkat Wilkum Polsek Pemangkat Brigpol Fungki Purnamasari pada Jumat 14/4/2017 sekira jam 15.30 wib dirumah Bapak Hasim selaku Kadus Dsn. Sungai Palai yang beralamatkan di Dsn. Sungai Palai Rt 02 Rw 01 Ds. Perapakan Kec. Pemangkat telah melaksanakan mediasi tentang sengketa tanah antar warga.

Bhabinkamtibmas Desa Perapakan Brigpol Fungki Melaksanakan Pertemuan dan Mediasi musyawarah mufakat Permasalahan kesalahpahaman batas Tanah Wakaf Pemakaman antara Ahli waris yang mewakaf tanah Sdr. Aminudin dengan Sdr.Nasir Raduan yang berada Di Dsn. Sungai Palai Rt 03 Rw 01 Ds. Perapakan Kec. Pemangakat.

Fungki menjelaskan awal permasalahan sengketa tanah tersebut, sekitar pada tahun 2010 Sdr. Nasir Raduan membeli tanah yang terletak di Dsn. Sungai Palai Rt 03 Rw 01 Ds. Perapakan Kec. Pemangkat seluas 3200 M2 dari H. Aminudin seharga Rp. 5.500.000,- . yang mana tanah yang dibeli berbatasan dengan tanah Wakaf Pemakaman milik warga desa Dsn. Sungai Palai Ds. Perapakan dimana tanah wakaf tersebut awal mulanya juga tanah milik Sdr. H.Aminudin yang telah diwakafkan kepada masyarakat Dsn. Sungai Palai.

Dan sekira bulan Februari tahun 2017 warga Dsn. Sungai Palai menemukan/mendapati Sdr. Nasir Raduan menggarap/menanami Padi tanah Wakaf Pemakaman yang letaknya berdekatan/berbatasan dengan tanah miliknya. Setelah ditanya salah satu warga Dsn. Sungai Palai Sdr. Nasir Raduan menjelaskan bahwa tanah tersebut telah dibeli olehnya. Kemudian warga tersebut mengadu dan memberi tahu kepada Sdr. Hasim selaku Kadus Dsn. Sungai Palai tentang permasalahan tersebut dan Kemudian Sdr. Hasim mencari informasi dari Sdr. H. Aminudin untuk mempertanyakan apakah Sdr. H. Aminudin menjual tanah tersebut kepada Sdr. Nasir Raduan.

Kemudian Sdr. H. Aminudin menjelaskan bahwa ia tidak pernah menjual tanah wakaf Pemakaman kepada siapa pun, akan tetapi Sdr. H.Aminudin mengakui bahwa ada menjual tanah seluas 3200M2 kepada Sdr. Nasir Raduan pada tahun 2010 akan tetapi letak tanah tersebut diluar tanah yang diwakafkan untuk Pemakaman umum.

Setelah kejadian itu Kadus Dsn. Sungai Palai bekerja sama dengan Petugas Bhabinkamtibmas untuk melakukan pertemuan untuk mengklarifikasi permasalahan tersebut dikantor Desa perapakan pada tgl 28 maret 2017 dengan mendapat keputusan kedua belah pihak akan dilakukan pengukuran ulang masalah batas – batas tanah yang dibeli oleh Sdr. Nasir Raduan dengan tanah wakaf pemakaman yang dimana pengukuran ulang tersebut terbukti bahwa tanah yang digarap oleh Sdr. Nasir Raduan merupakan tanah wakaf seluas 1,5 Borong dan Sdr. Nasir Raduan mengakuinya setelah dilakukan pengukuran ulang.

Setelah dilakukan pengukuran ulang dilapangan Kedua belah pihak telah bersepakat menyelesaikan permasalahan ini secara kekeluargaan tanpa harus menempuh jalur hukum dan kedua belah pihak telah saling memaafkan satu sama lain atas terjadinya permasalahan tersebut dan kedua belah pihak akan membuat parit sebagai batas tanah wakaf pemakaman dengan tanah milik Sdr. Nasir Raduan supaya tidak terjadi permasalahan yang sama dikemudian hari yang selanjutnya dituangkan dalam sebuah suarat pernyataan bersama , sehingga jika salah satu pihak mengingkari isi surat pernyataan surat tersebut maka kedua belah pihak siap ditindak sesuai hukum yang berlaku.

Penulis : Farid Hidayatullah
Editor : Umi Fadhilah/ Sugeng Hs
Publish : Cucu Safiyudin

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password