Narkoba di Kalsel : Pengusaha Toko Bangunan di Kandangan Nyambi Jualan Zenith

Tribratanews.polri.go.id Polres HSS- Carnophen, salah satu obat daftar G yang sudah ditarik dari peredaran karena efeknya yang sangat berbahaya bagi kesehatan ini masih saja diedarkan segelintir warga. Walaupun sudah tau melanggar hukum, segelintir warga yang tergoda dengan keuntungan yang diperoleh secara diam-diam tetap mengedarkan obat tersebut.

Menanggapi hal tersebut Polres Hulu Sungai Selatan beserta Polsek jajaran terus melakukan perburuan terhadap para pengedar obat tersebut. Jumat sore ( 14 / 04 ) Tim gabungan Sat Resnarkoba dan Sat Intel Polres Hulu Sungai Selatan yang dipimpin oleh KBO Sat Res Narkoba Aiptu Hari Susanto, S.H kembali berhasil menangkap satu pengedar Carnophen asal Desa Tumbukan Banyu Kecamatan Daha Selatan.

img1492239746515

HS lelaki berumur 34 tahun tersebut diamankan aparat di toko bangunan miliknya. Dari tangan pelaku aparat berhasil menyita 2100 butir obat Carnophen yang disimpan pelaku dikardus didalam toko. Kepada tim redaksi pelaku mengaku sudah 6 bulan mengedarkan obat tersebut “Saya sudah mengedarkan obat tersebut selama 6 bulan pak, dari keuntungan yang saya peroleh saya gunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari “ ucap HS.

Kapolres HSS melalui Kasubbag Humasnya AKP Agus winartono membenarkan tentang penangkapan HS jumat sore ( 14 / 04 ) “ HS kami amankan jumat ( 14 / 04 ) sore ditoko bangunan miliknya beserta 2100 butir Carnophen miliknya, saat ini HS masih menjalani pemeriksaan “ tutur Kasubbag Humas.

Penulis : Johan

Editor   : Umi Fadillah

Publish : Lois Adi

Admin Polri54660 Posts

tribratanews.polri.go.id "Portal Berita Resmi Polri : Obyektif - Dipercaya - Patisipatif"

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password