Sat Resnarkoba Gorontalo Kota Amankan 2 TSk dan 552 Butir Trihexyphenidyl (THD) Tanpa Ijin

tsk thd

Tribratanews.polri.go.id – Polda Gorontalo, Satuan Resnarkoba polres Gorontalo Kota telah berhasil mengamankan dua orang pemuda inisial Lk.Yn(18th) warga ds. Balangga kec. Batudaa kab. Gorontalo dan lk Sf(23th) mahasiswa alamat Jl. Kelapa kel. Dondo Barat kec. Ampana Kota kab. Tojo Una una prov. Sulteng yang di duga sebagai pengedar obat – obatan yang terlarang jenis Trihexyphenidyl (THD) . Jumat ( 12/4) Pukul 11.30 Wita

Peredaran obat jenis Trihexyphenidyl (THD) merupakan obat dengan golongan G dikenal dengan Trihex adalah obat untuk penyakit parkinson yang merupakan penyakit penurunan fungsi syaraf yang berkembang terus menerus yang umumnya terjadi pada orang usia lanjut, di atas 50 tahun.

Obat ini digunakan untuk mengatasi gangguan gerakan yang tidak normal dan tidak terkendali. Obat ini juga digunakan untuk mengatasi efek samping obat antipsikotik pada pasien gangguan jiwa (skizoprenia). Efek samping yang ditimbulkan seperti mual, rasa gelisah meningkat, konstipasi, gangguan penglihatan, mulut kering dan insomnia oleh karena itu obat ini  tidak boleh di perjual belikan secara bebas dan bukan untuk konsumsi umum karena harus sesuai izin pihak farmasi atau kedokteran.

Penangkapan terhadap kedua pelaku ini karena kerja sama pihak kepolisian dengan masyarakat yang melaporkan bahwa ada dua orang pemuda yang memperjual belikan obat – obatan yang terlarang jenis THD.

Atas informasi ini , Tim Resnarkoba yang di pimpin oleh Kasat Narkoba Akp Handy Senugroho,Sik melakukan pemantauan di sekitar komplek Hotel Tentram Kota Gorontalo yang diduga akan dijadikan tempat transaksi obat-obatan jenis Trihexyphenidyl (THD) secara ilegal. Tidak berapa lama kemudian terpantau dua orang pemuda yang mencurigakan masuk ke dalam hotel, selanjutnya Unit Opsnal Sat Resnarkoba langsung mengamankan kedua pemuda tersebut .

Akp Handy Senugroho Sik mengatakan bahwa dari tas yang mereka bawa ditemukan 552 butir tablet diduga jenis Trihexyphenidyl (THD) yang dibungkus plastik hitam, 6 plastik klip sedang, 2 unit HP dan uang tunai Rp 37.000,-. “ Ungkapnya

Dari keterangan kedua pemuda tersebut bahwa mereka akan melakukan transaksi di Hotel Tentram dengan seseorang yang telah memesan obat THD.

Akibat kegiatan yang melanggar hukum terhadap penguasaan dan penjualan obat- obatan yang terlarang yang tidak memiliki ijin dan keahlian khusus kefarmasian, sehingga keduanya dipersangkakan Psl 196 jo 98 ayat (2) dan Psl 198 jo 108 UU No. 36 thn 2009 tentang Kesehatan.

Kasat Narkoba mengatakan untuk kasus ini, masih di lakukan penyelidikan untuk mengetahui adanya kelompok lain yang terlibat dengan pengedaran obat – obatan yang terlarang tanpa izin tersebut,” tegasnya

Saat ini untuk para tersangka dan barang bukti sudah diamankan di Sat Resnarkoba Polres Gorontalo Kota untuk proses lebih penyelidikan, ”Imbuhnya

pil thd

Penulis         : Hardiyanti

Editor           : Umi Fadilah

Publish         : Hardiyanti

 

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password