Reformasi Birokrasi BNN Melalui Program Quick Win

IMG-20170414-WA0025

Tribratanews.polri.go.id – Mabes Polri, Pusat Penelitian, Data, dan Informasi (Puslitdatin) Badan Narkotika Nasional (BNN) membentuk program Quick Win dalam rangka menyiapkan diri mendukung Reformasi Birokrasi di BNN dalam melaksanakan pelayanan publik melalui pergelaran sistem Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) yang dapat meningkatkan fleksibilitas, responsiveness, dan efisiensi birokrasi.

“Dalam upaya penguatan BNN, diperlukan adanya peningkatan kualitas maupun kuantitas sumber daya manusia dibidang teknologi informasi, peningkatan sarana prasarana, dan penambahan struktur organisasi pada BNNP dan BNN Kabupaten/Kota.

Maka dari itu, kami mencanangkan Program Quick Win yang meliputi beberapa hal yang didasarkan pada rapat koordinasi dan sinergi pelaksanaan program P4GN (re: Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba)”, ungkap Kapuslitdatin BNN, Brigjen Pol Faisal Abdul Naser.

Quick Win Puslitdatin terdiri dari delapan program, yaitu modernisasi sistem mobile TI dan Media Sosial berupa SMS Broadcast system (SMS BLAST) dengan tujuan yaitu memudahkan penyebaran informasi dan komunikasi dengan publik khususnya untuk sosialisasi program BNN; pembuatan aplikasi BNN dalam genggamanku (BNN-KU) untuk pengaduan masyarakat; penguatan Sistem Informasi Narkoba (SIN) sebagai Portal BNN dalam rangka penyajian data kepada pimpinan BNN sebagai bahan kebijakan nasional di bidang P4GN; pembangunan Collaboration Tools yaitu Video Conference (Vicon Mobile) dengan tujuan untuk memudahkan sharing data dan informasi; pembangunan Command Center untuk mengoptimalkan pelayanan terhadap publik dan pengambilan keputusan manajemen; sistem Laporan Data Center dan Contact Center untuk mengoptimalkan pengolahan data untuk mendukung strategi dan kebijakan BNN; pembuatan Aplikasi Penelitian untuk mempercepat pengumpulan dan pengolahan data hasil survei; serta pembuatan Media Sosial sebagai media interaktif antara masyarakat dengan BNN.

“Meski demikian, kami menyadari bahwa masih banyak kendala untuk mensukseskan program ini. Mulai dari minimnya kompetensi SDM di bidang TIK, belum terbentuknya peraturan Kepala BNN tentang TIK dan Komite TIK, sifat egosektoral dari masing-masing satuan kerja, belum adanya standarisasi, hingga masalah teknologi, ruangan, dan infrastruktur yang masih terbatas”, Kapuslitdatin menambahkan.

Melalui penguatan kompetensi SDM, pembangunan tata kelola dan bisnis, pembentukan Komite TIK dan modernisasi peralatan teknologi serta integrasi aplikasi dan website di lingkungan BNN Pusat, Provinsi dan Kabupaten Kota, Program Quick Win diharapkan akan berjalan dengan baik dan berhasil sesuai dengan tujuan penguatan dan reformasi birokrasi BNN.(*)

Catatan : Brigjen  Pol Faisal Abdul Naser

(  Kapuslitdatin BNN)

Editor : Umi Fadilah

Publis : Jefri Nengah / Alam

Admin Polri46983 Posts

tribratanews.polri.go.id "Portal Berita Resmi Polri : Obyektif - Dipercaya - Patisipatif"

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password