Polres Tegal Kota Dukung Deklarasi Gebrax, Gerakan Tegal Berantas Hoax

Tribratanews.polri.go.id, Kota Tegal – Pemerintah dan seluruh elemen masyarakat Kota Tegal, Jawa Tegah sepakat menolak segala bentuk kekerasan dan ujaran kebencian dengan mendeklarasikan Gerakan Tegal Berantas Hoax (Gebrax)

Aksi deklarasi dan kampanye Gerakan Tegal Berantas Hoax (Gebrax) digelar di Alun-alun Tegal, usai upacara peringati Hari Jadi Kota Tegal ke-437 tahun 2017 , Rabu (12/04/2017).

Turut hadir dalam deklarasi, Dirjen IKP Kementerian Komunikasi dan Infomatika RI Rosarita Niken Widiastuti, Walikota bersama Forkopimda serta unsur TNI/Polri, Ormas, mahasiswa, pelajar Kota Tegal lainnya.

Wali Kota Tegal KMT Hj. Siti Masitha Soeparno mengatakan kegiatan ini dimaksudkan untuk mengajak masyarakat secara bijak dalam menggunakan media sosial dan gadget.

IMG-20170413-WA0035Wali Kota meminta warganya tidak sembarang menyebarkan informasi yang tidak benar yang dapat memicu keresahan masyarakat. ” Ini salah satu upaya untuk melindungi warga agar tidak terkena dampak hukum terutama undang-undang ITE sebagai implikasi penyebaran berita hoax,” tegasnya.

Dirjen Informasi dan Komunikasi Publik Rosalita Niken Widyastuti mengatakan dengan perkembangan teknologi, informasi membanjiri masyarakat setiap harinya. Namun banyak informasi yang berisi ujaran kebencian dan hal yang dapat membuat keresahan masyarakat.

“Karenanya, kami mengajak kepada seluruh masyarakat untuk bersama berkomitmen melakukan Gerakan Tegal Berantas Hoax,” katanya.

Menurutnya, langkah bijak yang dapat dilakukan dalam memerangi hoax yakni apabila mendapatkan informasi dari HP maka perlu melakukan verifikasi. Kalau informasi tersebut tidak benar maka harus dihapus,” tambahnya.

DSC_0782Sementara, Kapolres Tegal Kota AKBP Semmy Ronny Thabaa, SE yang turut hadir disela-sela kegiatan mendukung deklarasi ini. Saya sangat mendukung kegiatan ini, sebagai komitmen kita untuk lebih peduli dan bersama-sama memerangi penyebaran berita-berita bohong.

Ini penting dilakukan mengingat hoax menimbulkan efek negatif bagi masyarakat dan berpotensi menimbulkan kebencian, fitnah, dan gangguan ketertiban masyarakat,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Wali Kota bersama Kapolres serta seluruh peserta membubuhkan tanda tangan dan cap tapak tangan menggunakan cat sebagai bentuk dukungan gerakan tersebut.

Penulis : Kurnia

Editor : Umi Fadilah

Publish : Kurnia

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password