Angkat Kearifan Lokal, Bhayangkari Sulut Gelar Lomba Maengket dan Mendongeng Gunakan Bahasa Daerah

IMG_7000

Tribratanews.polri.go.id, Polda Sulut – Dalam rangka menyambut HUT Yayasan Kemala Bhayangkari (YKB) ke-37 Tahun 2017, Pengurus Bhayangkari Daerah Sulawesi Utara menggelar berbagai kegiatan sosial dan pendidikan diantaranya lomba Tari Maengket dan lomba kreativitas anak dalam pemanfaatan limbah plastik, khusus untuk anak-anak TK Bhayangkari dan lomba mendongeng oleh guru-guru TK Bhayangkari se-Daerah Sulawesi Utara.

Ketiga kegiatan tersebut dipusatkan di Graha Dotulong SPN Karombasan Manado, Selasa (11/4/2017) yang dimulai sekira pukul 09.00 WITA. Kegiatan tersebut dibuka oleh Ketua Bhayangkari Daerah Sulut juga selaku Ketua YKB Ny. Ruthy Bambang Waskito dan dihadiri oleh para Pengurus Daerah, Pengurus Cabang serta peserta lomba dan para orang tua anak.

IMG_7013

Dipilihnya lomba Tarian Maengket yang merupakan tarian khas Minahasa serta lomba mendongeng dengan menggunakan bahasa daerah menurut Ketua YKB, Bhayangkari Sulut berusaha mengangkat kearifan lokal.

“Karena saya Indonesia, karena kita harus menumbuhkan sesuatu yang kita miliki dan kita lestarikan, kita coba angkat kearifan lokal, apa yang ada di daerah kita coba angkat, mulai dari sumber daya alamnya dan sumber daya manusianya serta budayanya.

Bahkan beliau berharap kedepannya Tarian Maengket ini bisa tumbuh kreasi baru dan kombinasi sehingga Tari Maengket bisa mendunia. Begitu halnya dengan mendongeng menggunakan bahasa daerah. Harapannya anak-anak sejak dini sudah ditanamkan kecintaan terhadap tanah air Indonesia.

Sedangkan khusus untuk limbah plastik, isteri Kapolda Sulut ini Ini memperlihatkan keprihatinannya. “Limbah plastik ini sangat sulit diurai, oleh karena itu sedari dini kita tanamkan ke anak-anak bagaimana sebuah benda yang sebelumnya terbuang percuma boleh diambil dan dimanfaatkan,” katanya.

IMG_7014

Beliau juga menjelaskan, pihaknya telah membuat program di sekolah Bhayangkari yaitu setiap hari Jumat membawa makanan empat sehat lima sempurna. Dan nanti setelah tanaman pada vertikal garden yang ada di sekolah itu berbuah, maka akan ditambahkan lagi wajib minum jus dari tanaman yang ditanam tadi.

“Dengan perlahan kita bimbing anak-anak supaya mengerti untuk apa melakukan itu, alasannya apa, manfaatnya apa buat mereka,” ujar Ketua Bhayangkari.

Selain kegiatan tersebut diatas, Panitia HUT YKB di Sulut juga rencananya akan melaksanakan kegiatan penanaman pohon serta ceramah dengan tema bersama membangun anak yang berkarakter, yang dilaksanakan dalam bentuk talkshow.

Penulis: Pri
Editor: Umi Fadillah
Publish: Pri

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password