BNN Pusat Berhasil Kembali mengamankan 15,39 Kg Sabu.

Tribratanews.polri.go.id Polda Kabar – Deputi Penindakan BNN Irjen Pol. Arman Depari, mengelar jumpa di kantor BNNP Provinsi jalan paris haji husin pontianak selatan, Dalam Press Release ini BNN menunjukan hasil tangkapan barang bukti 15,39 kilo sabu dan tersangka, senin (10/04) pukul.15.00 wib.

Dalam kesempatan ini Deputi Penindakan BNN, Irjen Pol. Arman Depari, melakukan penangkapan tiga tersangka tindak pidana narkotika yang bernama Robiansyah alias obi, Rizki Novianto alias kiki dan Syaiful alias iful. Syaiful tewas di tempat karena bersangkutan melakukan perlawanan ketika akan di tangkap Tim BNN.

Narkotika jenis sabu seberat kurang lebih 15,39 Kg tersebut dibawa oleh tersangka Syaiful alias ipul dari Kuching Malaysia melalui pos lintas batas entikong dengan menggunakan kendaraan roda empat toyota innova warna hitam dengan no pol KB 1783 AU.

Dimana Narkotika jenis sabu tersebut disimpan dan dibawah jok mobil yang ditutupi alat kebutuhan rumah rumah tangga dengan memfaatkan profil penumpang kendaraan yang tidak mencurigan.

Narkotika jenis sabu tersebut oleh tersangka Robiansyah alias obi, Rizki Novianto alias kiki disusun Paber di desa Senyambang, kecamatan Balai Batang Tarang, Kabupaten Sanggau Kalimantan Barat.

Petugan BNN yang di pimpin Brigjen Pol. Irwanto, Dir Penindakan BNN sudah mengikuti tersangka Robiansyah alis Obi, Rizki Novianto alias kiki, dan Syaiful alias ipul ini, sempat terjadi perlawan di saat melakukan penyergapan sehingga petugas melakukan tindakan tegas.

Bedasaran pengakuan tersangka Robiansyah alias obi dan Rizki Novianto alias kiki, bahwa kedua tersangka ini sudah dua kali menerima paket narkotika yang berasal dari Malaysia di wilayah kota Pontianak dan sekitarnya, dan setiap pembelian paket sabu kedua tersangka mendapat upah berupa uang masing masing debesar Rp 5.000.000, setiap pengambilan paket narkotika jenis sabu.

Selanjutnya tersangka dan barang bukti narkotika dan non narkotika di bawa ke kantor BNNP kalimantan barat untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut dan tersangka dijerat dengan pasal 114 (2) juncto pasal 132 ayat (1),pasal 112 ayat (2) juncto pasal 132 ayat (1) undang undang no 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman pidana mati atau seumur hidup.

Penulis: Cucu Safiyudin
Editor: Umi Fadillah / Sugeng.hs
Publish: Cucu Safiyudin

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password