Kasat Lantas Polres Takalar Sosialisasikan Proses E-Tilang kepada Para Casis

Tribratanews.polri.go.id – Takalar Sulsel, Kasat Lantas Polres Takalar AKP Ismail, memberikan sosialisasi e-Tilang kepada para Casis (Calon siswa) Polisi di lapangan Apel Polres Takalar, Senin (10/4/17) pagi.

Didampingi Kanit Dikyasa dan Kanit Laka, Kasat Lantas juga menyampaikan pentingnya mematuhi segala peraturan lalu lintas guna keselamatan para pengendara di jalan raya.

“Pelaksanaan e-Tilang bertujuan agar terbentuknya kesadaran dan kepatuhan hukum dikalangan masyarakat oleh karenanya aspek pembudayaan hukum menjadi prioritas tersendiri dalam reformasi hukum dan Polri mampu bekerja secara professional dan proporsional,” ungkap Akp Ismail.

Sosialisasi pagi ini menyampaikan bahwa tujuan dari tilang online (e-Tilang) yaitu mempercepat proses pelayanan kepada pelanggar lalu lintas dan untuk menghindari terjadinya pungli dilapangan yang dilakukan oleh anggota Kepolisian, Kejaksaan dan Pengadilan.

Selain itu proses penilangan di aplikasi e-tilang ini tentunya akan meminimalisir praktik suap antara oknum anggota di lapangan dengan masyarakat yang ditilang karena melakukan pelanggaran.

“Cukup bayar di Bank BRI besaran dendanya sesuai dengan aturan yang dilanggar, setelah bayar menggunakan mobile banking atau ATM, struknya bisa digunakan mengambil STNK atau SIM yang disita petugas,” ucap Ismail.

Cara kerjanya sendiri layaknya sidang di tempat. Untuk itu dalam mekanisme aplikasi juga dilibatkan kejaksaan dan pengadilan.

Tiap-tiap anggota Polantas yang berwenang menilang kini memiliki aplikasi E-Tilang di android masing-masing. Berikut kelebihan e-Tilang dibanding tilang manual.

  1. Kini ketika petugas menjumpai pelanggar, petugas hanya mencatat indentitas, jenis pelanggaran dan besaran denda.
  2. Setelah itu diinput data dikirim ke server BRI. Lalu BRI akan mengirimkan SMS ke pelanggar mengenai nominal denda tilang yang harus dibayarkan melalui rekening di BRI.
  3. Jika si pelanggar tidak memiliki HP, maka akan diberikan lembar tilang warna biru dengan maksud pelanggar mengetahui dan menerima denda pelanggaran yang sudah dilanggar sesuai putusan sidang yang langsung ditindaklanjuti oleh kejaksaan.
  4. Dan lembar biru tersebut nanti akan dibayarkan melalui BRI.
  5. Jadi intinya, pelanggar yang melanggar bisa langsung membayar melalui ATM, E Banking dan lain-lain, yang terpenting adalah struk bukti pembayaran.
  6. Dengan penerapan E Tilang, dipercaya bisa mencegah serta mengurangi praktik Pungli, mempermudah masyarakat dalam melakukan transaksi pembayaran tilang lantaran pembayaran dapat dilakukan melalui banyak bank, mengurangi jumlah pelanggar yang hadir di persidangan tilang, proses penegakan hukum bisa berjalan cepat, tepat, akurat, transparan dan akuntabel.
  7. Dengan Aplikasi Tilang Online, data pelanggar terkoneksi dengan Kejaksaan dan Pengadilan untuk menyidangkan / menjatuhkan putusan denda (amar putusan), tak hanya itu pelanggaran dapat terkoneksi dengan sistem penerbitan SIM sehingga dapat diketahui pelanggaran-pelanggaran yang pernah dilakukan oleh pemohon penerbitan SIM.
  8. Keuntungan dalam penggunaan aplikasi Tilang Online, bisa diketahui secara transfaran, akurat dan cepat oleh pihak-pihak terkait seperti Polri, Kejaksaan, Mahkamah Agung/Pengadilan di setiap tingkatan mulai dari Kabupaten/Kota, Provinsi hingga pusat seperti rekapitulasi data penindakan tilang dapat diakses melalui Aplikasi Tilang Online, serta detail data penindakan tilang dapat di akses melalui website yang terhubung dengan jaringan internet.

Penulis : Sumarwan

Editor : Umi Fadilah

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password