Aksi Damai Aliansi Pemuda Nusantara tolak kegiatan HTI di Majene : Personil Majene lakukan pengamanan.

tribratanews.polri.go.id – Polda Sulbar, Aliansi Pemuda Nusantara yang terdiri dari gabungan pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia dan himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cab. Majene, menggelar aksi damai terkait penolakannya terhadap kegiatan yang dilakukan oleh HTI di Majene. (9/4/17) sekitar pukul 13.30 Wita.

Aksi tersebut dipimpin oleh Ramli Sumakuyu dan Bakri selaku koordinator lapangan dengan jumlah peserta Aksi 35 orang, dalam aksi dan orasinya para mahasiswa mempertanyakan dan meminta kepada pihak Keamanan dalam hal ini Polres Majene, agar kegiatan yang di gelar oleh HTI ( Hizbut Tahrir Indonesia ) agar segera dihentikan.

Usai melakukan orasi serta menyampaikan tuntutannya di depan pintu gerbang Polres Majene, selanjutnya 10 orang perwakilan dari Mahasiswa diterima langsung oleh Kapolres Majene Akbp Grendie Teguh Pidegso, SIK untuk menyampaikan aspirasi, pendapat serta penolakan mereka sehubungan dengan kegiatan HTI yang dilaksanakan di Villa Bogor.

Pihak Mahasiswa menyayangkan kenapa polri dalam hal Polres Majene tetap memberikan Izin kepada HTI untuk melakukan pertemuan di Villa Bogor, Sementara kegiatan Konfoi dan pertemuan di mesjid ILAIKAL MASIR sudah dihentikan dan ditiadakan. Terangnya

Sementara itu Kapolres Majene menjelaskan kepada Perwakilan Mahasiswa bahwa kegiatan di Villa Bogor kami berikan Izin hanya sebatas Intoleransi untuk menghidari hal-hal yang tidak diinginkan, toh mereka melakukan kegiatan hanya untuk melakukan dakwa dan kami kontrol kegiatan tersebut. Jelas Kapolres

Dalam pertemuan tersebut antara Kapolres Majene dan Perwakilan Mahasiswa diruang kerja Bapak Kapolres serta terlihat pula hadiri memdampingi Kasat Brimob Polda Sulbar Kombes Anis Prasetyo.S.I.K.Kasat Reskrim Polres Majene, Kasat Intelkam Polres Majene, Perwakilan dari Kesbang dalam pertemuan tersebut ditemukan kesepakatan :

1. Bahwa Kapolres Majene dan jajarannya akan mengawal kegiatan mahasiswa pada hari ini atas penolakan kegiatan pertemuan yang dilaksanakan oleh ormas HTI di Villa Bogor

2. Bahwa Kapolres Majene akan mengawal dan menfasilitasi pertemuan antara Mahasiswa, ormas HTI, Pemerintah dan DPRD Kabupaten Majene guna membahas Visi dan Misi dari pada HTI agar dapat menentukan legal standing dari pada ormasi HTI tersebut sehingga tidak menimbulkan konflik berkepanjangan yang dapat mengganggu stabilitas keamanan.

3. Kapolres Majene dan Perwakilan Mahasiswa menyatakan bahwa ormas HTI dianggap sebagai persoalan yang sangat serius sehingga harus segera dibahas dan ditentukan keberadaanya.

Setelah melakukan pertemuan dan menemukan kesepakatan antara Kapolres Majene dan perwakilan Mahasiswa, selanjutnya perwakilan mahasiswa menuju ke Villa Bogor dengan pengawalan ketat dari Anggota Polres Majene, setelah tiba di depan Pintu gerbang Villa Bogor dengan pengawalan dan pengamanan dari anggota POLRES MAJENE, BRIMOB BKO,TNI dan SATPOL PP pihak mahasiswa melanjutkan orasinya dengan menolak keras keberadaan dan kegiatan HTI hari ini dengan alasan dapat merusak Nilai – Nilai Pancasila dan dapat memecah belah Persatuan NKRI setelah melaksanakan orasi Para mahasiswa membubarkan diri dengan tertib dan kegiatan.

Penulis : Suhardiman

Editor   : Umi Fadillah

Publish : Wirad

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password