Polisi Kota Kediri Gerebek Empat Warung  Penjual Miras Ilegal

Tribratanews.polri.go.id – Polres Kediri Kota–Peredaran minuman keras (miras) tanpa izin di Kota Kediri seperti tak ada habisnya. Seperti kali ini polisi kembali melakukan penggerebekan empat tempat yang menjual miras ilegal tersebut.

Penggerebekan dilakuakn di wilayah Kecamatan Kota Kediri dan Kecamatan Tarokan pada Kamis siang hingga Malam (6/4). Anggota Polres Kediri Kota setidaknya mampu menyita belasan minuman memabukkan itu dari tangan pelaku.

Penggerebekan ini bermula saat anggota Unit Tipiring Satsabhara Polres Kediri Kota mendapatkan info dari masyarakat tentang peredaran miras yang meresahkan mereka.

Setelah itu, polisi kemudian melakukan penyelidikan dan pengintaian di sekitar tempat yang mendapat laporan tersebut. Merasa mendapat cukup bukti kemudian sekitar pukul 13.00 polisi mulai bergerak. “Awalnya kami lakukan penggerebekan di warung Budiono, 43, di Desa Kalirong, Kecamatan Tarokan,” terang Kasubbag Humas Polres Kediri Kota AKP Anwar Iskandar.

Dari penggerebekan di warung tersebut, polisi menemukan dua botol berisi miras jenis anggur 500 dan 2 botol bir bintang di bawah meja jualan warung tersebut. Setelah mengangkut barang bukti dan melakukan peringatan pada Budi. Polisi langsung geser ke rumah karaoke Pondok Bambu di Kelurahan Pocanan, Kecamatan Kota Kota Kediri.

Dari tempat ini, polisi kembali menemukan 2 botol Bir Bintang dan 2 botol Bir Hitam merek Guinness. “Kami temukan di ruang belakang tempat karaoke tersebut,” terang polisi berpangkat balok tiga di pundaknya.

Tak hanya anggota Sabhara Polresta saja, hari itu anggota Polsek Tarokan juga mengamankan 8 botol miras di wilayahnya. Sekitar pukul 15.00 polisi melakukan penggeledahan di warung Yoyok, 31, warga Desa Jati, Kecamatan Tarokan.

Di tempat ini, polisi mengamankan 5 botol miras merek anggur 500 kimhoa. Selain itu sekitar pukul 16.00 polisi juga berhasil mengamankan 5 botol miras jenis arak jawa di warung milik Moh. Jailani, 41, di Desa Sumberduren, Kecamatan Tarokan. “Semua barang bukti kami angkut dan pelakunya kami peringatkan,” terang Anwar.

Anwar juga menerangkan pihaknya kini masih melakukan penyelidikan di tempat lain dan juga mengembangkan kasus ini. Pihaknya kini masih memburu produsen yang menyetok miras tersbeut kepada 4 pelaku tersebut. Akibat perbuatannya tersebut keempat pelaku dijerat pasal tindak pidana ringan (tipiring) dan diwajibkan untuk mengikuti sidang di Pengadilan Negeri (PN). “Kasus ini masih terus kami lakukan penyelidikan,” tegasnya.

Penulis : PID polres Kdr Kota
Editor : Umi Fadilah
Publis : Yuli, Didik (Res Kdr Kota)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password