Kapolri Ajak Masyarakat Lampung Bersatu dalam Keberagaman

Tribratanews.polri.go.id – Polda Lampung. Ada yang tak biasa pada pemandangan di Masjid Al-Furqon Bandar Lampung pada saat ibadah sholat jumat hari ini,  Deretan mobil berlambangkan Polri menghiasi kawasan sekitar masjid yang menjadi kebanggaan warga Kota Tapis Berseri itu.

Dimana masyarakat dibuat kagum atas sosok dari Jendral Polisi Drs. H. M. Tito Karnavian., M.A, Ph. D, (Kapolri) saat bertandang ke Provinsi Lampung dan menyempatkan menjadi jamaah sholat jumat. Setelah usai melaksanakan kewajiban sebagai seorang muslim, orang nomor satu di jajaran Korps Bhayangkara itu pun memberikan tausiah kebangsaan tentang kebhinekaan indonesia kepada jamaah sholat jumat yang hadir.

Dalam penyampaian tegasnya, Kapolri meminta kepada masyarakat Lampung agar selalu menjaga situasi politik yang kondusif serta keamanan agar tetap tercipta negara yang damai. Adapun beberapa hal penyebab kehancuran negara yang harus dihindari yakni, point pertama adalah, adanya kesenjangan kondisi ekonomi masyarakat atau dalam istilah kata “Si Kaya dan Si Miskin”. Kondisi akan kesenjangan ekonomi ini merupakan satu titik yang jika tidak diminimalisir, maka akan dapat menjadi pemicu kehancuran persatuan NKRI. Dan ini yang menjadi tantangan bagi pemerintah, baik itu Pemerintah Daerah dan pusat yang harus senantiasa berfikir keras untuk membuat program yang dinilai efektif bagi keseimbangan kondisi ekonomi, terutama kalangan bawah.

Kapolri didampingi Kapolda Lampung menyerahkan tali asih kepada pengurus Masjid Al-Furqon.
Kapolri didampingi Kapolda Lampung menyerahkan tali asih kepada pengurus Masjid Al-Furqon.

Selanjutnya, adanya tantangan global pada tahun 2017 ini. Dimana ditandai dengan menguatnya demokrasi. Demokrasi tentunya memiliki sisi positif dan negatif, bagaikan dua sisi mata uang yang berbeda. Bila dilaksanakan atau dijalankan dengan mengacu pada peraturan dasar negara tentu membawa dampak yang baik bagi negeri, namun demokrasi juga jangan terlalu bebas memiliki resiko yang kurang baik dikemudian harinya.

Baca juga: Tari Sembah, Jajar Hormat sambut Kedatangan Kapolri dan Rombongan di Polda Lampung

“Masyarakat yang kelas bawah akan membuat kekerasan dengan demo bahkan dengan radikalisme bilamana demokrasi yang ada tidak berimbang, karena nantinya dikhawatirkan yang memiliki power dia dapat memanipulasi kelas bawah, ini yang harus kita senantiasa jaga dan hindari,” kata Kapolri, Jumat (7/4/17).

Sisi lainnya, bilamana menginginkan Indonesia menjadi negara yang berada dalam kemajuan ekonomi dan berdampak pada kemakmuran serta percepatan pembangunan, maka harus bisa membuka peluang untuk menarik minat investor asing seperti Jepang, China dan Korea. Dan yang paling utama adalah, keamanan. Karena dengan demikian, para investor tak akan ragu untuk berinvestasi di Indonesia.

“Kita patut dan wajib bersyukur karena hidup di negara yang sangat aman. Bayangkan jika kita tinggal disuatu negara yang penuh dengan kondisi mencekam. Seperti negara Afganistan, dimana saat saya mendampingi Presiden RI Joko Widodo bertemu dengan presiden Afganistan. Presiden Afganistan sangat mengapresiasi suksesnya indonesia yang tetap utuh, aman, dan adil dan pembangunannya yang terus meningkat. Dimana Indonesia merdeka tahun 1945 dan afganistan 1917, tapi di afganistan hampir setiap hari tidak aman. Sementara indonesia ini sangat aman,” ujar Kapolri.

Fasilitas seperti rumah sakit, lanjutnya, takluput dari serangan pemberontakan. Bahkan, sekolah kepolisian setempat (Afganistan) juga disambangi para pemberontak yang kemudian memporak porandakannya dengan ledakan, sehingga banyak dari para siswa polisi tewas.

“Kita bersyukur, tidak berada dalam kondisi yang sedemikian beratnya. Indonesia merupakan negara yang sangat damai, dari sabang sampai marauke selalu tercipta rasa persatuan yang kemudian diperkuat dengan momentum sumpah pemuda yang memikat bangsa indonesia menjadi satu yaitu bangsa indonesia dan ditahun 45 kita memiliki konsep bhineka tunggal ika dan pancasila yang menjadi kekuatan kita sebenarnya, tidak seperti negara-negara lainnya yang menjadi pecah belah,” tegasnya.

Setelah memberikan tausiyah tentang kebangsaan, Kapolri juga mengatakan bahwa dirinya sangat senang bisa singgah ke Sang Bumi Ruwa Jurai ini. Karena dapat bersilaturahmi dengan masyarakat Lampung melalui perjumpaan sholat jumat. Kapolri juga mengatakan, bahwa keluarga besarnya banyak  berada di Lampung, oleh karenanya momentum ini sangatlah indah bagi jenderal bintang empat ini.

“Saya sangat senang bisa berkumpul dengan sahabat dan keluarga dilampung, terutama di masjid yang megah di tengah kota bandar lampung ini” ucap Kapolri Jenderal Polisi Drs. H. M. Tito Karnavian, M.A, Ph.D.

Dalam kegiatan itu turut pula dihadiri Forkompinda Provinsi Lampung, Pemkot Bandar Lampung dan seluruh jajaran Kepolisian yang ada di Provinsi Lampung. (*)

Penulis  : Tim
Editor     : Umi Fadilah
Publish  : N.Muslih Lpg

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password