Kasus Laka-Lantas di Wilayah Hukum Polres Beltim Turun Drastis

Tribratanews.polri.go.id-Polres Beltim : Kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polres Belitung Timur, Bangka Belitung sepanjang Triwulan-1 (Pertama) Tahun 2017 mengalami penurunan drastis dibandingkan dengan triwulan-IV 20i16 lalu.Kasat Lantas Ajun Komisaris Polisi (AKP) Febri Surya Whardana, SIK mengatakan, penurunan jumlah kecelakaan tersebut terhitung dari periode Januari sampai Maret 2017.

“Terjadi penurunan angka laka lantas periode Januari sampai dengan Maret 2017 sebanyak tiga kasus  dibandingkan periode triwulan-IV Oktober sampai Desember tahun 2016 mencapai tujuh kasus. Artinya turun sebesar 50 persen ,” ujar Febri ketika memaparkan laporannya pada gelar operasional  triwulan pertama 2017 di hadapan Kapolres AKBP Nono Wardoyo,SIK,.MH dan Wakapolres  Kompol Joko Triyono,.SIK pada gelar operasional triwulan pertama (Januari hingga Maret) di aula Graha Patriatama Mapolres Beltim, Kamis (6/4/2017).

Kasat Lantas mengemukakan menurunnya kasus laka lantas juga ikut mengurangi jumlah jatuhnya korban. Pada triwulan IV tahun 2016 lalu jumlah laka lantas sebanyak 7 laka dan menelan korban meninggal dunia (MD) 6 orang, luka berat (LB) 3 orang dan luka ringan sebanyak 1 orang dengan jumlah kerugian materiil sebesar Rp23.500.000. Sedangkan pada triwulan I (Januari hingga Maret 2017) jumlah laka lantas sebanyak 3 kasus dengan jumlah korban MD 2 orang, LB 1 orang dan LR sebanyak 4 orang dengan jumlah kerugian materiil sebesar Rp23.000.000.

Sementara jumlah pelanggaran lalulintas terjadi peningkatan cukup drastis ini dibuktikan dengan jumlah surat tilang dan teguran yang dikeluarkan mencapai 1.020 lembar. Dibandingkan dengan periode triwulan IV tahun 2016 mengalami peningkatan 100 persen lebih dari 495 ( 380 tilang, 115 teguran  menjadi 1.020 lembar ( 700 lembar tilang dan 320 lembar teguran).

“Salah satu upaya yang telah dilakukan oleh Polres Beltim dan jajaran untuk mencegah dan menekan angka kecelakaan lalulintas melakukan berbagai sosialisasi baik secara langsung ke masyarakat maupun melalui spanduk atau baliho yang dipasang disejumlah lokasi lokasi strategis di wilayah hukum Polres Beltim,” papar IPTU Febri.

Bentuk sosialisasi langsung ke masyarakat dengan cara memberikan penyuluhan atau himbauan secara langsung dampak ketidakdisiplinan dalam berlalulintas baik ke sekolah-sekolah maupun di warung-warung kopi dimana warga biasa berkumpul dengan melakukan kegiatan Dikmas Lantas dan Giat Turjawali, tukas Kasat Lantas.

Penulis : Fadli

Editor   : Umi Fadilah

Publish : Fadli

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password