Polisi Dalami Kasus Penemuan Mayat di Grobogan Yang Diduga Jatuh Dari Pohon

Tribratanews.polri.go.id – Warga Desa Mojoagung, Kecamatan Karangrayung, Grobogan digegerkan dengan adanya seorang lelaki yang meninggal dunia di dalam pemakaman umum desa setempat, Kamis (6/4/2017). Orang yang meninggal diketahui bernama Gunardi (55), warga Desa Pangkalan, Kecamatan Karangrayung.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, peristiwa orang meninggal di dalam kuburan itu diketahui sekitar pukul 17.00 WIB. Ceritanya, saat itu ada salah satu warga setempat bernama Masran (56) hendak berziarah ke makam orang tuanya.

Nah, ketika menuju lokasi, korban dikejutkan ada sesok lelaki yang terlentang seperti orang tidur. Meski sempat takut, Masran kemudian mendekati sosok lelaki tersebut dengan tujuan untuk membangunkan.

Namun, sosok tersebut tidak memberikan jawaban sama sekali. Melihat kondisi tersebut, Masran bergegas balik ke perkampungan untuk mengabarkan sekaligus minta tolong warga.

Selanjutnya, beberapa warga bergegas menuju ke lokasi pemakaman. Saat diperiksa, sosok lelaki tersebut sudah dalam kondisi tidak bernyawa. Warga kemudian, melaporkan kejadian itu pada perangkat desa dan diteruskan pada pihak kepolisian.

Kapolsek Karangrayung AKP Sukardi ketika dikonfirmasi membenarkan adanya penemuan orang meninggal di lokasi pemakaman tersebut. Setelah dibawa dan dilakukan pemeriksaan di Puskesmas Karangrayung, korban dinyatakan meninggal karena kecelakaan.

Dijelaskan, dari keterangan pihak keluarga, korban sebelumnya sempat pamit mau mencari pakan ternak. Biasanya, korban mencari dedaunan pohon yang masih muda buat pakan ternaknya.

“Korban berada di pemakaman untuk cari pakan daun beringin. Tetapi, kemungkinan korban terjatuh saat memanjat pohon. Di bagian kaki korban korban terlihat bengkak karena mengalami patah tulang,” jelasnya.

Setelah memeriksa lokasi kejadian, pihaknya juga menemukan beberapa barang milik korban yang digunakan buat mencari pakan ternak. Seperti, sebilah sabit dan sepasang sepatu boot warna hitam. Kemudian ada dua utas tali tambang plastik sepanjang 2 meter dengan warna putih dan biru yang digunakan untuk mengikat dedaunan.

“Tidak kita temukan tanda-tanda penganiayaan atau kekerasaan. Jenazah sudah kita serahkan pada pihak keluarga untuk dimakamkan,” imbuhnya.

Penulis : Rika

Editor : Umi fadillah

Publish : Nurcahyanti

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password