Polres Priok Amankan Gelar Rapat Akbar Dan Doa Bersama SP JICT terkait Penolakan Konsesi JICT

Tribratanews.polri.go.id-Polres Pelabuhan Tanjung Priok.

Ratusan Karyawan yang tergabung dalam Serikat Pekerja Jakarta International Container Terminal  (SP. JICT) kurang lebih 200 orang menggelar Aksi Rapat Akbar dan Doa bersama di gedung JICT Tanjung Priok Jakarta Utara pada hari Kamis tanggal 6 April 2017, pagi.

IMG-20170406-WA0103

Kegiatan istigosah di buka KH. Madjasi bersama ratusan karyawan SP. JICT Pelabuhan Tanjung Priok, setelah itu mendengarkan tausiyah dari Prof. Habib Ahmad Alkaf yang dapat menyejukan hati seseorang yang mendengarkan tausiyah tersebut. Setelah kegiatan istigosah dan tausiyah dilanjutkan dengan penyampaian pendapat di muka umum oleh ratusan karyawan SP. JICT atas penolakan kebijakan yang dibuat pimpinan Direksi PT. JICT Pelabuhan Tanjung Priok

Sekjen SP JICT Firmansyah mengatakan ” kita akan melakukan aksi turun dalam rangka konsensi Perpanjangan Kontrak JITC, tidak ada institusi yang mampu memberhentikan konsensi JITC, tahun lalu ada beberapa karyawan yang di PHK dapat kita lawan, karena solidaritas dan kekompakan kita dan hal itu kita teruskan, 4 tahun lalu bila dipaksakan akan dpt merugikan karyawan JICT, Pelindo dan negara, 85 juta dolar digunakan untuk membayar Global Bond, opsi kita jelas kalau konsensi tidak transparan dan bertentangan dgn UUD akan tetap kita lawan”.

Ketua Umum SP JICT Nova Sofyan Hakim mengatakan ” hari ini di media Amerika datang  ke JICT namun kalau yang bagus beritanya ditulis datangya ke pelindo, kalau yang  jelek beritanya JICT, tahun ini pendapatan JICT naik hasilnya, bonus turun, kita harus tunjukan dengan Direksi di Hotel Mercure atas pertemuan untuk berunding, kalau ada konsensi hukum yang jelas dengan menarik uang Cost, direktur yg terdahulu membicarakan untuk kepentingan negara, hari ini kita akan melakukan pengiriman surat, jangan takut karena saya paling terdepan.

Permasalahan bermula pada perpanjangan JICT yang menabrak hukum dan merugikan negara dan sudah dibuktikan oleh DPR lewat Penyelidikan Pansus Pelindo II dan Audit dari Badan Pemeriksa Keuangan, Perjanjian Kerja Bersama yang berlarut-larut tidak selesai hak pekerja di potong hingga 40 % karena uang sewa dipaksakan akibat perpanjangan JICT.

Mosi tidak percaya kepada Direksi PT. JICT dilakukan oleh karyawan SP JITC dengan mencantumkan tanda tangan di spanduk warna putih dengan ukuran  1,5 M x 5 M dan beberapa karyawan SP JITC Direktur Operasional dan Direktur SDM serta  Direktur Keuangan yang ada di dalam gedung JICT.

Ratusan SP. JICT Pelabuhan Tanjung Priok setelah melakukan doa bersama, istigosah dan rapat akbar jam 11.40 Wib karyawan SP. JICT membubarkan diri dengan tertib dari kegiatan tersebut dan karyawan SP. JICT melanjutkan aktifitas seperti biasanya.

Selama kegiatan rapat Akbar dan  doa bersama (Istighosah) mendapatkan pengamanan dari Polres Pelabuhan Tanjung Priok sebanyak 120 personil dan 2 Peleton Dalmas Polda Metro Jaya dipimpin Kapolres AKBP Robertus Yohanes De Deo yang dihadiri Karo Ops PMJ Kombes Pol Verdianto I Batticaca, Wadir Intelkam AKBP Dwi Indra,S, Kasubdit II Dit Intelkam AKBP Elfian.

Saat aksi berlangsung Pihak Kepolisian sudah melakukan upaya-upaya mediasi supaya kegiatan Rapat akbar tersebut berjalan kondusif walaupun sempat beberapa karyawan  menyegel ruang Direksi dan dihalau petugas.

Penulis : Sutrisno

Editor : Umi

Potografer : Restu

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password