Mayat Tergantung di Pringsewu Lampung Diduga Kuat Korban Bunuh Diri

Tribratanews.polri.go.id –  Polres Tanggamus. Hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pemeriksaan saksi-saki pada temuan mayat yang tergantung dengan seutas tali tambang diikatkan pada kasau di atas plafon rumah, Kamis (6/4/17) jam 06.30 Wib di Rt/Rw 02/03 Pekon Podomoro Kecamatan Pringsewu Kabupaten Pringsewu, korban bernama Tuginil berusia 52 tahun, pekerjaan ibu rumah tangga, diduga kuat korban mengakhiri hidupnya dengan cara bunuh diri.

Kapolsek Pringsewu Kompol Maimun Karim mendampingi Kapolres Tanggamus AKBP Alfis Suhaili, S.Ik, M.Si mengatakan berdasarkan pemeriksaan intensif anggota Polsek Pringsewu dan olah TKP di rumah wanita bersatus  janda warga pekon setempat,  diduga karena korban tidak kuat menahan beban hidup yang di rasakan dan mengakhiri hidupnya dengan cara yang tragis.

Baca Sebelumnnya : Polisi Datangi TKP Mayat Tergantung di Pringsewu Lampung.

Lanjut Kapolsek, pemeriksaan mayat korban didapatkan hasil, lidah menjulur keluar, keluarnya cairan sperma dari kemaluan, keluarnya kotoran dari anus dan dikuatkan keterangan keluarganya bahwa Tuginil yang sehari hari membuat kerajinan tangan gerabah sedang terlilit masalah utang piutang, selain itu pada tahun 2012 korban juga pernah mencoba untuk melakukan bunuh diri tetapi dapat digagalkan oleh anaknya.

“Almarhumah  merasa ketakutan ditagih hutang bahkan tidurpun jarang di kamar biasanya di kursi, sementara ini kita tetap akan melakukan penyelidikan, menurut keluarganya korban menanggung beban yang teramat berat hingga mengakhiri hidupnya dengan cara tersebut. Tetapi apapun penyebab kematian korban kami turut berbela sungkawa semoga amal ibadahnya diterima yang maka kuasa” tandasnya.

Kematian bunuh diri tentunya menjadi kehilangan yang berat bagi keluarga, Polres Tanggamus menghimbau jika memiliki masalah, baiknya segera konsultasikan kepada keluarga atau bahkan adanya polisi bhayangkara pembinaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Bhabinkamtibmas) yang saat ini telah ada di setingkat pekon/kelurahan dapat menjadi pemecah masalah yang dihadapi, selain itu tingkatkan keimanan sesuai ajaran agama masing-masing, melaksanakan kegiatan yang lebih positif sehingga terhindar dari perbuatan yang merugikan sendiri. (*)

Penulis  : N.Muslih
Editor     : Umi Fadilah
Publish  : N.Muslih Lpg

Admin Polri56599 Posts

tribratanews.polri.go.id "Portal Berita Resmi Polri : Obyektif - Dipercaya - Patisipatif"

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password