Kunjungan Tim 3 Mabes Polri, Anggota Polda DIY Ikuti Sosialisasi Pemantapan Nilai-nilai Kejuangan Anggota Polri

tribratanews.polri.go.id -JOGJA- Polda DIY menerima kunjungan Tim 3 Mabes Polri tentang Pemantapan nilai-nilai kejuangan anggota Polri melalui pemahaman dan penghayatan sejarah Polri. Tim 3 Mabes Polri di pimpin oleh Brigjen Pol Oerip Subagyo mensosialisasikan kepada peserta yang hadir mengenai Tribrata. Catur prasetya. Lambang. Panji panji. Hymne. Doktrin ” tata tentram kertaraharja” kode etik, dan kode etik profesi polri, Kamis (6/4/2017) di Gedung Serbaguna Polda DIY.

Kapolda DIY Brigjen Pol Drs. Ahmad Dofiri, M.Si saat membuka Acara menyampaikan sangat mengapresiasi menyambut acara ini karena tantangan tugas Polri yang semakin dinamis, sebagai pelindung pengayom dan pelayan masyarakat polri tentunya harus tertanam pada dirinya makna tribrata dan caturprasetya.

“Tribrata sebagai nilai dasar yang merupakan pedoman moral dan penuntun nurani bagi setiap anggota Polri serta dapat pula berlaku bagi pengemban fungsi kepolisian lainnya atau dgn kata lainnya sumpah dan janji anggota Polri,” ujarnya.

Ketua Tim 3, Brigjen Pol Oerip Subagyo saat memberikan sambutan menjelaskan tentang pengaruh globalisasi kehidupan yang semakin meluas dan persaingan antar bangsa yg semakin ketat dan makin kuatnya intensitas intervensi kekuatan global dalam permusuhan nasional. Oleh karna itu Perkembangan Lingkungan Strategis Global dan Regional (LINGSTRA) Dinamika dunia Internasional saat ini diwarnai dengan pergeseran hegemoni Amerika Serikat; khususnya di kawasan Asia-Pasifik sedikit demi sedikit mulai tergerus oleh pesatnya pertumbuhan di Cina. Amerika Serikat tentunya tidak menginginkan terjadi ketimpangan pengaruh, karena dengan hilangnya hegemoni di kawasan Asia-Pasifik akan membawa dampak kerugian sangat besar pada semua aspek kehidupan Amerika Serikat yang menimbulkan potensi kerapuhan struktur ekonomi dan pengaruh konflik global/regional kawasan mempengaruhi keamanan secara umum di indonesia.

c06eeda1-548b-47aa-9698-3f693802d119Lanjut Pria yang pernah menjabat sebagai Kapolda DIY (2014-2015) ini menjelaskan munculnya berbagai macam agitasi, Provokasi dan propaganda. Timbulnya sikap intoleransi, kelompok sipil bersenjata, ancaman radikalisme dan terorisme serta timbulnya cybercrime dan hate speech (hoak) Polri berharap dapat mencegah pelemahan ketahanan nasional dan perusakan jati diri bangsa serta mencegah terjadinya darurat informasi (HOAK) yang akhir akhir ini berkembang di indonesia.

Brigjen Pol Oerip Subagyo menyampaikan trimakasih dan sangat puas terhadap pencapaian promoter karena dari hasil survai 71.7% masyarakat puas terhadap kinerja polri dan Polri akan tetap berusaha lebih baik lagi dan meningkatkan kinerja lebih baik Dapat menyikapi situasi internal dan external.

“Perlu pemantapan nilai kejuangan anggota polri melalui pemahaman dan penghayatan sejarah polri Tribrata. Catur prasetya. Lambang. Panji panji. Hymne. Doktrin ‘tata tentram kertaraharja’ kode etik. dan kode etik profesi polri guna memperkokoh jati diri polri dan menjadi polri yang promoter agar menjadi polisi baik,” ungkapnya.

Mengakhiri sambutannya Brigjen Pol Oerip Subagyo juga menyampaikan sesuai perintah Kapolri agar ingat pada jati diri dan sejarah. Menetapkan mental dalam menghadapi situasi saat ini agar anggota polri semakin kukuh tanguh.

“Jika tidak berkembang akan terlindas oleh jaman,” pungkasnya.

Diakhir acara pembukaan, Kapolda DIY dan Ketua Tim 3 saling bertukar cindera mata, dan sesi kegiatan dilanjutkan dengan sosialisasi yang diisi oleh anggota Tim 3 yang mengikuti kunjungan ke Polda DIY. Saat berita ini dinaikkan, kegiatan sosialisasi masih berlangsung.

penulis : Agung
editor : Umi Fadilah
publish : jay

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password