TIMBULKAN POLUSI : Warga Panjatan Kulonprogo Tuntut Pabrik Briket Arang PT Truva Pasifik Ditutup

Warga Pleret Panjatan Kulonprogo berunjuk rasa menuntut pihak manajemen PT Truva Pasifik bertanggung jawab atas dampak buruk dari polusi udara yang dihasilkan pabrik briket arang tersebut, Selasa (27/12/2016)
JOGJA – Puluhan warga Pleret Panjatan Kulonprogo melakukan unjuk rasa di depan Pabrik Briket Arang. Mereka menuntut perusahaan yang dioperasikan PT Truva Pasifik tersebut untuk berhenti beroperasi lantaran kepulan asap dari cerobong pabrik yang menimbulkan polusi udara sehingga menganggu kesehatan warga di sekitar pabrik, Selasa (27/12/2016).
Slamet koordinator warga Pleret saat unjuk rasa mengungkapkan kepulan asap hitam dari cerobong pabrik berakibat buruk bagi kesehatan warga sekitar dan meminta pihak manajemen PT Truva Pasifik untuk bertanggungjawas atas kerugian yang mereka alami. Mereka menuntut, agar pihak perusahaan segera menindak lanjuti adanya keluhan tersebut.
Ditempat yang sama, personil Polsek Panjatan dan Sabhara Polres Kulonprogo melaksanakan pengamanan unjuk rasa warga Pleret ini, dan dipimpin langsung oleh Kapolsek Panjatan Wahyu Sudadi,S.H., aksi yang dimulai dari pukul 08.30 wib tersebut berlangsung aman dan kondusif. Setelah selesai menyampaikan aspirasinya, warga membubarkan diri dengan tertib.

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password