Polsek Banjarsari Surakarta Mengamankan Penggusuran Rumah Warga di Bantaran Kali Pepe Gondang Manahan Solo

Tribratanews.polri.go.id. Polresta Surakarta. Dalam rangka normalisasi Kali Pepe yang saat ini sedang dalam proses pelebaran dan pengerukan mau tidak mau harus menggusur rumah warga yang ada di bantaran sungai. Oleh karena itu pada hari Rabu tanggal 05 April 2017, pukul 10.00 Wib s/d selesai di Rumah Bedeng PT. Adhi Minarta yang berlokasi di bantaran sungai kali Pepe atau utara terminal Tirtonadi Solo telah berlangsung rapat koordinasi penggusuran rumah di Gondang Wetan Rt.01 Rw.01 Kel. Manahan Kec. Banjarsari Surakarta atau di Bantaran Sungai Pepe.

Hadir dalam kegiatan tersebut adalah Arif Kabid Drainase. Irianto SE M.M. Lurah Manahan. Kapt. Inf. Paidi Danramil Banjarsari. AKP Drs. Karsuli Wakapolsek Banjarsari. AKP Sumarsono, SH Kanit Reskrim Banjarsari. AKP Purnomo SH Kanit Intelkam Banjarsari.. Margono Mewakili Sat Pol PP dan Tumini sebagai Perwakilan dari Warga.

Hal-hal yang di sampaikan Arif terkait penggusuran ini adalah bahwa penggusuran ini sudah disosialisasikan berkali-kali. Dan tidak benar kalau progam ini belum di sosialisasikan, serta sudah dibahas Walikota Solo di acara Sonjo Wargo. Warga yang digusur, rencana akan dipindah atau ditempatkan di Rusunawa Mojosongo.

Dan nantinya sepanjang bantaran sungai Pepe akan direlokasi, karena sungai akan dikeruk dan nantinya sungai akan dibuat air bersih dan akan di jadikan wisata air.

Kepada Ibu Tumini yang mewakili dari kelima warga yang digusur untuk manut saja kapada Walikota, karena progam ini dari Pemerintah Kota Solo, dengan tujuan supaya untuk tiga tahun kedepan Kota Surakarta tidak terkena banjir. Dan rencana dari Pemkot akan segera mendata warga yang berada dibantaran sungai untuk proses relokasi berikutnya.

Dan saat ini Pemkot sedang membangun bantaran sungai dari Jurug sampai Joyontakan.

Sementara Irianto SE, MM Lurah Manahan mengaskan saya meminta kepada keamanan Polri, TNI maupun Sat Pol PP Kota Surakarta, supaya pelaksanan relokasi di bantaran dijaga sehingga berjalan aman dan kondusif demi kedamaian di kota Solo.

Sebagai informasi bahwa warga yang digusur, mayoritas warga luar Kota Solo atau bukan pribumi. Dan adapun 5 warga yang digusur antara lain;
1. Bp.Mulut
2. Bp.Teter
3. Bp.Moniz Afonsa ( Wagiman )
4. Bp.Agus lestari
5. Ibu Tumini.
Selama proses koordinasi tidak ada warga yang unjuk rasa/ komplain tentang pelaksanaan penggusuran.

Penulis : Endang Sari
Editor   : Umi Fadilah
Publish : Sumarjo

Admin Polri56114 Posts

tribratanews.polri.go.id "Portal Berita Resmi Polri : Obyektif - Dipercaya - Patisipatif"

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password