Kapolda Jatim Silaturahmi Pondok Pesantren di Banyuwangi

Tribratanews.polri.go.id ;Polda jatim – Banyuwangi perlu ditingkatkan pengamananya,  seiring dengan semakin berkembangnya pariwisata di bumi osing ini,menurut Irjen Machfud Arifin,saat safari ke wilayah banyuwangi.4/4/2017.

Menurut Machfud, pengetatan pengamanan tidak dimaksud dengan banyaknya personel kepolisian menjaga destinasi wisata di Banyuwangi. Namun terhadap bahaya perkembangan pariwisata.

Salah satunya adalah penyalahgunaan narkoba yang dimungkinkan terjadi ketika banyaknya kunjungan wisatawan domistik maupun luar negeri di daerah wisata di Banyuwangi.

“Ancaman penyalahgunaan narkoba di Banyuwangi sangat tinggi. Karena Banyuwangi merupakan pintu masuk dari Bali dan Jawa,” saat rombongan kapolda jatim  di Pondok Pesantren Darussalam Blok Agung, Kecamatan Tegalsari Banyuwangi.

Menurutnya, memerangi penyalahgunaan narkoba bukan hanya tugas dari pihak kepolisian. Namun perlu adanya sinergitas antara polisi dan masyarakat.

“Saya baru saja menangkap pelaku penyalahgunaan narkoba 17 kilogram sabu dan ekstasi. Pelakunya muda-muda. Perlu adanya pendidikan bahaya narkoba sejak usia dini,” tambahnya.

Meski demikian, Polda Jatim tetap mendukung sektor pariwisata Banyuwangi. Menurut Machfud Polda Jatim sangat mendukung kebijakan sektor pariwisata yang dilakukan Kabupaten Banyuwangi selama enam tahun terakhir ini.

“Harus didukung karena sektor pariwisata bisa mendatangkan devisa bagi negara, propinsi maupun pemerintah daerah,” tegasnya.

Keberhasilan Kabupaten Banyuwangi mengembangkan sektor pariwisata tidak menutup kemungkinan Polda Jatim akan membentuk Polisi Pariwisata yang tergabung dalam Satuan Pengamanan Obyek Vital (Pamobvit). Menurut Kapolda, pembentukan Polisi Pariwisata sangat mudah dilakukan selama sudah dibutuhkan.

“Kalau nanti memang diperlukan pasti kita bentuk. Tidak sulit itu. Kita hanya mengimbangi kebijakan daerah,” jelasnya menimpali pertanyaan wartawan disaksikan Bupati Abdullah Azwar Anas dan Pengasuh Ponpes Darussalam Blokagung Kiai Ahmad Hisyam Syafaat.

“Kami tidak ingin generasi muda Banyuwangi rusak karena narkoba. Berbagai program antisipasi penyalahgunaan narkoba terus kita lakukan. Dan butuh dukungan dari masyarakat dan seluruh elemen,” ujarnya.

Penulis     :M.Sholeh

Editor       :Umi Fadhilah

Publish     :M.Sholeh

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password