Polisi Way Kanan Lampung Amankan Pemeras Kakek, Saat Mencari Jodoh

Tribratanews.polri.go.id – Polres Way Kanan. Selasa, 04 april 2017 kepolisian resor way kanan AKBP Yudy Chandra Erlianto, S.IK., M.H bersama kapolsek baradatu Kompol Amirudin BH Maksum, S.Pd melakukan kegiatan expose atas kasus pemerasan.

Kapolres mengatakan bahwa Tim Tekab 308 polsek baradatu berdasarkan laporan dari korban an.  Fendi (51) berhasil mengamankan tiga pelaku pemerasan dengan inisial JH (33), AB (20) Warga Kampung  Banjar Agung Kecamatan Baradatu dan pelaku RK (17) warga kampung gedung makripat kecamatan gunung labuhan kabupaten way kanan.

Uraian kejadian bermula pada hari minggu tanggal 02 april 2017 sekira pukul 14.30 wib, korban an. Fendi dihubungi rekannya melalui  HP memberi tahu bahwa ada seorang perempuan berstatus janda di kampung bakti negara kecamatan baradatu kabupaten way kanan dengan maksud untuk mencari jodoh korban tertarik sehingga menuju kealamat tersebut ingin menemui wanita yang bernama Reni saat telah berada di rumah setelah melakukan perbincangan akhirnya percakapannya pun harus terhenti karena datang seorang pelaku dengan modus mengaku sebagai suaminya Reni merasa tidak terima melakukan aksi pemerasan terhadap korban dengan cara meminta uang  sebesar dua puluh lima juta rupiah, biar terlihat serius pelaku JH mengajak  rekannya kemudian datang  pelaku insial AB dan RK berpura-pura mengaku sebagai anak ketua RT dan meminta segera memberikan uang disertai ancaman akan di masa warga setempat jika tidak menuruti kemauan pelaku, merasa korban tidak memiliki uang, pelaku menahan kendaraan motor besama STNK selanjutnya korban di suruh pergi  mencari uang tebusan.

WhatsApp Image 2017-04-03 at 10.06.16

Namun korban akhirnya melaporkan kejadian yang dialami ke polsek baradatu, selanjutnya Tim Tekab 308 polsek baradatu langsung melakukan penyelidikan berdasarkan laporan korban bahwa  pelaku masih menunggu dirumah saudari reni sehingga pada hari minggu tanggal 02 april 2017 sekitar jam 20.30 wib tim berhasil melakukan penangkapan terhadap ke tiga pelaku tanpa melakukan perlawanan dan mengamankan barang bukti selanjutnya pelaku dan barang bukti dibawa kepolsek baradatu guna dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

Pelaku pemerasan dapat dijerat dengan Pasal 368 Kuhp dengan kurungan  penjara maksimal 9 (sembilan) tahun,”ungkapnya.

Penulis : Adi Pranoto.w

Editor   : Umi fadilah

Publish:  Oto Adi

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password