Pembangunan Jembatan Maantam Kotabaru Kalsel Menuai Kendala

IMG-20170403-WA0052

Tribratanews.polri.go.id, Jembatan Maantam kini Kembali menjadi polemik bagi warga desa Kec.Sungai Durian Kab.Kotabaru, Jembatan Maantam merupakan jalur akses utama bagi warga dan angkutan yang melintas menuju jalur lintas provinsi, dimana rencana pembangunan jembatan tersebut akan mengenai lahan dan beberapa rumah warga disekitar jembatan tersebut.

Senin (03/04/2017) pukul 13.45 Wita bertempat di Polsek Sungai Durian diadakan Rapat Sosialisasi Kamtibmas dan sekaligus membahas terkait Pembangunan Jembatan Maantam , Kapolsek Sungai Durian Iptu Salahuddin Kurdi,SH telah mengundang  beberapa unsur Muspika 

Terkait yaitu Camat Sungai Durian Bapak Khairi.F, Camat Pamukan Barat yang diwakili oleh ibu Maria Yohana, Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Alam diwakili oleh Abdul Hamid, Koramil Pamukan Barat diwakili oleh Serda Usman,Plt Kades Batuah bapak Sugeng.S, Kades Buluh Kuning Bapak M.Ilmi Darlan, Tomas Desa Batuah Sdr. Jumaidi Yansah dan pemilik lahan serta rumah sebanyak 11 orang.

Rapat tersebut dibuka oleh Kapolsek Sungai Durian Iptu Salahuddin Kurdi,SH sekaligus menyampaikan pesan-pesan kamtibmas dan berharap Warga yang lahan dan tempat tinggalnya terkena rencana pembangunan jembatan Maantam agar tidak mementingkan pribadi akan tetapi memandang kepentingan umum jangan sampai menimbulkan konflik yang akan berujung pada tindak pidana.

IMG-20170403-WA0054

Pihak Dinas BM dan SDA Sdr. Abdul Hamid menanyakan kepada warga jika setuju dilaksanakan pembangunan jembatan,Maka pihak Dinas BM& SDA kab. Kotabaru menawarkan untuk Tali asih yg diberikan kepada warga yg lahan dan rmh terkena pembagunan Jembatan Maantam sebesar Rp. 3.000.0000,- ( tiga juta rupiah). dan semu warga yang hadir menyetujuinya.

Namun disamping itu ada beberapa tuntutan warga yang lahan dan rumah mereka yang terkena rencana pembangunan jembatan maantam yaitu :
-Untuk lahan dan rumah yang terkena pembangunan jembatan maka mereka menuntut “Relokasi lahan dan dibangunkan rumah yang baru”
– Untuk pemilik lahan maka mereka minta ganti rugi harga lahan yg akan dipakai dan juga minta kompensasi tanam tumbuhnya.

IMG-20170403-WA0048

Dengan adanya kemauan Warga maka tim dari Dinas BM&SDA Menampung tuntutan warga dan akan melaporkan hal tersebut kepada Kepala Dinas.  Dengan blm adanya kesepakatn dalam tapat yang dilaksanakan kurang lebih 3 jam tersebut, maka rencana rapat akan di lanjutkan  kembali pada hari Jum’at tgl 10 April 2017 jam 14.00 wita di Polsek Sungai Durian.

“Relokasi lahan dan dibangunkan rumah yang baru serta kompensasi tanaman milik warga adalah permintan pokok mereka, dan saat ini masih belum menemukan titik terang” jelas Kapolsek.

Penulis : Jayadi

Editor.  : Umi Fadillah

Publish : Lois Adi

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password