Tersangka Sodomi Beserta Barang Bukti Dirilis Kapolres Bojonegoro

Tribratanews.polri.go.id Bojonegoro – Seorang pria asal Ngasem tersangka pencabulan dari jenis kelamin yang sama (sodomi) yang diamankan jajaran Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (UPPA) Sat Reskrim Polres Bojonegoro pada Kamis (30/03), pagi tadi tersangka berikut barang bukti dirilis oleh Kapolres Bojonegoro AKBP Wahyu S Bintoro di halaman depan Mapolres Bojonegoro, Senin (03/04/2017).

IMG-20170403-WA0015Kapolres Bojonegoro AKBP Wahyu S Bintoro SH., SIK., M.Si, saat rilis menjelaskan bahwa, pelaku berinisial LAS alias NO (52), warga Desa Ngasem Kecamatan Ngasem Kabupaten Bojonegoro telah melakukan tindakan bejat terhadap 2 orang yang masih dibawah umur dan berstatus sebagai pelajar yang juga masih tetangga pelaku.

“Sementara baru ada 2 pelapor, kasus ini masih kita dalami dan akan kita kembangkan, penyidik saat ini masih memeriksa intensif dan terus menggali keterangan dari tersangka apakah masih ada korban lagi,” tutur AKBP Wahyu S Bintoro saat press release.

Peristiwa pencabulan sendiri terjadi pada Rabu (29/03/2017) sekira pukul 18.30 WIB. Saat itu korban didatangi oleh tersangka dan tersangka meminta kepada korban untuk membelikan rokok, selanjutnya korban membelikan rokok dan mengantarkan rokok yang dibelinya tersebut ke rumah tersangka.

“Dengan mengancam korbannya akan dibunuh, tersangka langsung menyeret korban ke dalam rumahnya dan korban langsung dicabuli oleh tersangka,” terang Kapolres.

Atas perbuatannya, tersangka disangka telah melanggar Pasal 82 ayat (1) Undang-undang RI nomor 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak yang berbunyi “setiap orang dilarang melakukan serangkaian kebohongan atau membujuk anak untuk atau membiarkan dilakukan perbuatan cabul diancam hukuman paling singkat 5 tahun dan paling lama 15 tahun”.

Selain melanggar Pasal 82 ayat (1) Undang-undang RI nomor 35 tahun 2014, tersangka juga disangka melanggar pasal 292 KUHP yang berbunyi “orang dewasa yang melakukan perbuatan cabul dengan orang yang belum dewasa dari jenis kelamin yang sama, sedang diketahuinya atau patut harus disangkanya hal belum dewasa dengan ancaman hukuman 5 tahun”.

 

Penulis : jokosembung
Editor : Umi Fadilah
Publish : jokosembung

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password