Kapolres Bone Pantau Langsung Situasi Keamanan Dalam Rangkaian Acara HJB ke 687

Tribratanews.polri.go.id – Bone Sulsel, Kepolisian Resort Bone dibawah pimpinan Akbp Raspani, S.Ik pantau langsung pengamanan pegelaran seni budaya Bone One Day Trail Adventure Jaarpal “Jelajah Alam Arung Palakka 2” dalam rangka menyongsong Hari Jadi Bone (HJB) ke 687 yang diselenggarakan di Lapangan Merdeka Watampone Kabupaten Bone, Sabtu (1/4/2017) malam.

Sedikitnya 158 personil gabungan Polres Bone  dilibatkan dalam amankan rangkaian acara peringatan HJB di Lapangan Merdeka yang berlangsung selama 6 hari terhitung mulai tanggal 1 April hingga 6 April 2017.

Kapolres Bone berharap, rangkaian acara kemeriahan dalam menyambut HJB ke 687 ini dapat berlangsung dengan aman dan kondusif dan bisa dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat.

“Saya berharap kepada personil yang bertugas untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat, sehingga keberadaannya benar benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” katanya.

Tak hanya itu, pengamanan juga dipusatkan di Pameran Bone Fair di Terminal Petta Ponggawae jalan MT Haryono Kelurahan Bulu Tempe Kecamatan Tanete Riattang Barat Kabupaten Bone yang melibatkan puluhan anggota pengamanan gabungan Polres Bone dan Polsek Tanete Riattang. Diikuti 105 stand dari instansi Pemerintah Kabupaten Bone, TNI-Polri, Swasta maupun Umum.

“Demi kenyamanan masyarakat dalam menikmati rangkaian acara jelang HJB ke 687, sengaja kami ploting anggota lebih awal agar mampu mangantisipasi aksi kejahatan dan mengurai kemacetan,” ujar Kabag Ops Polres Bone Kompol M. Asrofi selaku Koordinator pengaman.

Kapolres Bone yang seringkali terjun ke lapangan untuk memantau situasi keamanannya wilayahnya mengingatkan kita akan sosok dari Umar bin Khattab radhiallahu anhu yang terjun langsung mengatasi masalah rakyatnya.

Sangat masyhur (populer) di kalangan umat Islam bahwa Umar adalah sosok pemimpin yang benar-benar merakyat. Tengah malam, saat orang terlelap, ia justru patroli, mengecek kondisi rakyatnya. “Jangan-jangan ada yang tidak bisa tidur karena lapar,” begitu mungkin pikirnya.

Begitu ia menemukan seorang ibu yang anak-anaknya menangis karena lapar, sedangkan tidak ada bahan makanan yang bisa dimasak dan disuguhkan, dengan segenap daya Umar pergi ke Baitul Maal dan memikul sendiri sekarung gandum untuk kebutuhan makan keluarga tersebut.

Seperti itulah, setidaknya setiap pemimpin Muslim di negeri ini. Bekerja atas dasar iman, sehingga tidak ada yang didahulukan selain iman, takwa dan kesejahteraan rakyatnya. Ia ‘blusukan’ malam hari, bukan siang hari apalagi hanya sekedar dilihat orang.

Penulis : Hendrik P

Editor : Umi Fadilah

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password