Operasi Pekat Otanaha 2017 : Polda Gorontalo Amankan 13 Orang Yang Terjaring Razia

Tribratanews.Polri.go.id – Polda Gorontalo yang dipimpin langsung oleh Ketua Tim 1 AKBP AKBP Bonifasio, SIK didampingi Waka Tim Kompol Zulkarnain, SIK melaksanakan Operasi Pekat Otanaha ke Hotel-Hotel dan Kos-kosan di wilayah Kota Gorontalo dan Kabupaten Gorontalo, Jum’at 31 Maret 2017.

Dalam operasi ini diikuti oleh para personil yang tergabung dalam operasi pekat Otanaha, diantaranya gabungan, Reserse Kriminal Umum, Reserse Narkoba, Reskrim Khusus, Brimob, Sabhara, Pol Air, serta staf Polda Gorontalo dengan kuat pers 38 Orang.

Operasi ini dilakukan guna menjamin rasa aman dan nyaman bagi warga masyarakat, dilakukan langkah-langkah secara terpadu dengan menggelar operasi kepolisian kewilayahan tentang penegakan hukum terhadap perjudian, minuman keras, senjata tajam, sejata api / bahan peledak illegal, premanisme, prostitusi, narkoba dan bahan berbahaya lainnya, serta penyalahgunaan pendistribusian bahan bakar minyak (BBM).

Dari hasil operasi yang didapat, Polda Gorontalo mengamankan 8 pasangan diluar nikah, namun 3 dari pasangan lainnya berhasil melarikan diri saat pemeriksaan di hotel, 1 orang membawa panah wayer, dan 1 orang waria.

Adapun data dari orang dan tempat yang terjaring operasi yakni :

– Pasangan diluar nikah, Tempat Hotel Paradise, Kota Gorontalo.

  1. Lk. EI (38 tahun, PNS, alamat Desa Pontak Kec. Kadipang Kab. Bolmut) bersama Pr.S (25 tahun, pekerjaan tidak ada, alamat Kec. Gentuma Kab. Gotontalo Utara).

– Pasangan diluar nikah dan Panah wayer, Tempat Hotel Tenteram Kota Gorontalo.

  1. Lk. RP (38 tahun, swasta, alamat Desa Biyonga Kec. Limboto Kab. Gorontalo) bersama Pr. DSA (32 tahun, pekerjaan tidak ada, alamat Desa Bunggalo Kec. Telaga Jaya Kab. Gorontalo).
  2. Lk. SA (22 tahun, wiraswasta, Kel. Limba UI Kec. Kota Selatan Kota Gotontalo) membawa panah wayer.
  3. Pr. FP (30 tahun, mahasiswi UNG, alamat Kec. Boluki Kab. Bolsel) tdk memiliki KTP.

– Pasangan diluar nikah, Tempat Kos Maharani Kota Gorontalo,

  1. Lk. RGK (22 tahun, mahasiswa, Kel. Tikala Baru Manado) bersama Pr. SM (27 tahun, karyawan swasta, alamat Desa Wawali Kec. Rarahan Kab. Minahasa Tenggara)
  2. Pr. MPM (21 tahun, mahasiswi UNG, alamat Kec. Ponelo Kab. Gorontalo Utara) tidak memiliki KTP.
  3. Lk. ADRP (18 tahun, mahasiswa UNG, alamat Kel. Limba U II Kec. Kota Selatan Kota Gorontalo) bersama Pr. SWT (21 tahun, mahasiswa UNG, alamat Desa Liluwo Kec. Kota Tengah kota Gorontalo) bersama Lk. NG (laki-laki, 19 tahun, mahasiswa UNG, alamat jl. Sarini Abdullah Kota Gorontalo) bersama Pr. YM (19 tahun, konsultan, alamat Manado) keempatnya berada dalam 1 kamar kos.

– Prostitusi Kompleks Jembatan Telaga Kabupaten Gorontalo,

  1. Seorang Waria Adrian Monoarfa Alias Rika (laki-laki, 20 tahun, karyawan salon, alamat Kec. Telaga Kab. Gorontalo).

Selanjutnya mereka dibawa dan diamanakan ke Mako Polda Gorontalo untuk didata kembali, Giat aman terkendali.

1

Penulis         : Munawir

Editor           : Umi Fadilah

Publish         : Fandi

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password