Pembunuhan di Banggai Sulteng : Diimingi Motor, Cucu Ini Tega Bunuh Kakek Nenek Sendiri

Tribratanews.polri.go.id – Polda Sulteng / Polres Banggai, Dalam sepekan, kasus pembunuhan berencana pasangan suami istri (pasutri) lanjut usia FP (78) dan RDL (72) yang sempat menggegerkan masyarakat Kabupaten Banggai ini, berhasil terungkap. Jumat (31/3/2017), Polres Banggai menggelar Press Release di Aula Cakra Manggala Mapolres Banggai

Pembunuhan yang terjadi di Jalan Suprapto, Kelurahan Luwuk, Kecamatan Luwuk pada Kamis (23/3/2017) lalu itu, sudah menetapkan dua tersangka, yakni, AP (48) dan KP (17). Kedua tersangka merupakan anak dan cucu kandung korban

Kapolres Banggai AKBP Benni Baehaki Rustandi SIK, kepada sejumlah awak media mengungkapkan, kedua tersangka dijerat dengan pasal 340 KUHP subsider pasal 338 KUHP Jo. Pasal 55 Ayat (1) ke-1e KUHP
“Dengan ancaman hukuman mati atau seumur atau hidup atau 20 (dua puluh) tahun penjara,” tutur Kapolres

Dikatakan, dalam mengungkap kasus ini, Polres Banggai berhasil mengamankan barang bukti berupa sebilah parang lengkap dengan sarung, pakaian kedua korban, 1 unit sepeda motor merk Honda Beat warna hitam tanpa plat nomor kendaraan, 1 buah helm, 1 lembar jaket warna biru, 1 lembar celana pendek warna kuning dan 1 buah tas ransel warna hitam merk Nike

“Pengungkapan ini berkat kerja keras tim, baik dari Intelijen, Reskrim maupun fungsing lainnya. Alhamdulillah, dalam sepekan kami mampu mengungkap pelakunya,” kata Kapolres

Lanjut Kapolres, berdasarkan keterangan pelaku KK, bahwa AP yang menyuruh dirinya untuk membunuh kedua korban. KK diberikan iming-iming dibelikan sepeda motor

Kapolres juga menuturkan, sebelum membunuh kakek dan neneknya, KK datang ke rumah korban dengan mengendarai sepeda motor Honda Beat, sekira pukul 11.30 Wita. Lalu, KK masuk ke dalam rumah

Saat itu, kakeknya FP tengah mencabut rumput di samping halaman rumah. Sementara nenenknya RD lagi masak sayur di dapur. Pelaku KK sempat menikmati masakan neneknya, bergitupun dengan tante pelaku E

“Tante pelaku E masuk tidur siang ke kamar bagian belakang, sementara korban FP dan RDL juga masuk ke kamar masing-masing. Korban FP saat itu terlihat sempat membaca koran,” beber Kapolres

Setelah korban FP dan RDL tertidur, pelaku kemudian mengambil parang yang sebelumnya sudah disimpan di halaman rumah korban. Setelah itu, pelaku masuk ke kamar korban RDL, lalu menebas leher neneknya. Selanjutnya ke kamar korban FP dan juga menebasnya hingga kedua korban tewas seketika

“Pelaku langsung keluar dari pintu samping dan pergi ke rumah temannya berinisial IK, untuk meminjam kamar mandi serta mencuci parang yang digunakan menebas leher kedua korban, yang kemudian pelaku pulang ke rumahnya,” papar Kapolres

Sejauh ini, kata Kapolres, penyidik masih terus mengembangkan kasus ini, baik motif dan pelaku pembunuhan lainnya. “’Kami sudah periksa 14 saksi. Ada kemungkinan tersangka lain akan bertambah,” tandas Kapolres
Kapolres menghimbau, masyarakat untuk tenang. Dan jadikan kasus ini sebagai pelajaran agar selalu menjaga anak-anaknya.

Penulis   : Khaerudin

Editor     : Umi Fadilah

Publish   : Khaerudin

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password