Jajaran Polres Pangkalpinang Kawal Aksi Unras Damai HMI Di Dua Tempat

Tribratanews.polri.go.id – Polres Pangkalpinang Babel, Gabungan Jajaran Polres Pangkalpinang, Satuan Sabhara, Satuan Intelkam, Satuan Lalu Lintas, Polsek Bukit Intan dan Polsek Pangkalan Baru, mengamankan aksi unjuk rasa dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bangka Belitung, di Kantor Kajati Bangka Belitung dan Kantor DPRD Provinsi Bangka Belitung., jumat 31/03/2017 sekitar pukul 09.00 Wib.

Aksi unjuk rasa yang dikawal oleh Satuan Lalu Lintas berlangsung aman selama diperjalanan menuju kantor Kejaksaan Tinggi Bangka Belitung dan Kantor DPRD Provinsi Bangka Belitung, massa aksi berjumlah sekitar 22 orang yang dipimpin Korlap Koordinator Lapangan Anja Kusuma Atmaja dengan memakai kendaraan roda dua.

Dalam aksi damai di Kejati Provinsi Babel massa aksi diterima oleh Budi Raharjo, SH, MH selaku perwakilan Kejati Provinsi Babel. Kemudian massa aksi langsung berorasi dan menyampaikan tuntutan-tuntutan terhadap pihak Kejati Provinsi Babel.

Adapun permasalahan yang menjadi tuntutan adalah isu surat perintah perjalanan dinas (SPPD) fiktif oleh DPRD Provinsi Babel yang telah merugikan keuangan daerah mencapai Rp. 1,3 Miliar pada tahun 2012 lalu. Yang mana permasalahan tersebut sudah dilakukan pemeriksaan oleh Kejati Babel terhadap anggota DPRD Provinsi Babel namun hingga saat ini belum ada penyelesaian.

Dengan permasalahan tersebut, HMI Babel dalam kesempatannya menuntut dan menyatakan sikap antara lain, HMI Cab Babel meminta Kejati usut tuntas kasus SPPD fiktif 2012 yang melibatkan anggota DPRD Prov Babel karena telah menyebabkan kerugian daerah sebesar Rp1,3 miliar, HMI Cab Babel Meminta kepada Aparat penegak hukum tidak membiarkan penjahat pemakan uang rakyat bebas berkeliaran tanpa diberikan sanksi tegas, HMI Cab Babel Meminta kasus ini segera diselesaikan, mengingat kasus ini telah bergulir pada 2016 dan tidak ada kejelasan hingga saat ini, HMI Cab Babel meminta anggota DPRD yang telah terlibat penyalahgunaan dana SPPD Fiktif dipecat dan kembalikan dana tersebut ke daerah, jika pernyataan sikap ini tidak diindahkan, HMI Cab Babel akan terus mengawal kasus ini hingga tuntas dan jangan salahkan masyarakat yang akan berbuat dibatas kewajaran.

Pada kesempatannya Budi Raharjo, SH, MH selaku perwakilan dari Kejati Babel menanggapi tuntutan yang disampaikan bahwa Berterima kasih dan mengapresiasi kepada HMI Babel yang telah menyampaikan aspirasinya terkait adanya tindak pidana korupsi dan sudah mau bekerja sama peduli terhadap kasus korupsi. Maka dari itu proses hukum kasus-kasus tersebut membutuhkan bukti dan informasi yang valid,’ungkapnya.

02

Apabila kasus ini tidak dilanjutkan HMI Babel bisa datang kembali untuk mempertanyakannya dan bisa dilaporkan ke bagian pengawasan Kejati Babel dan Kejagung, melalui media serta ombudsman apabila Kejati Babel tidak menangani secara Profesional yang jelas pada intinya Kejati Prov. Kep. Babel bekerja berdasarkan hukum dan norma-norma hukum serta memohon untuk membantu memberikan data dan informasi yang jelas untuk mempermudah proses hukumnya.

Sekitar pukul 10.00 Wib massa aksi bergeser meninggalkan kantor Kejati Babel dan bergerak ke kantor DPRD Prov. Kep. Babel, tujuan kedatangan massa aksi ke DPRD Prov. Kep. Babel bermaksud untuk meminta klarifikasi tentang permasalahan SPPD fiktif yang telah merugikan keuangan daerah sebesar Rp. 1,3 Miliar kepada Ketua DPRD Provinsi Kep. Babel.

Pelaksanaan aksi unjuk rasa berlangsung dengan tertib dan kondusif, pada pukul 10.50 Wib massa aksi meninggalkan DPRD Provinsi Kep. Babel yang selanjutnya kembali ke sekretariat HMI Babel dan membubarkan diri.

Penulis : A.Fauzi
Editor   : Umi Fadilah
Publish : Humas Polres Pangkalpinang

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password