Dalam Sidang BP4, Tiga Pasang Anggota Polres Lambar Diberikan Pencerahan Oleh Pimpinan

Tribratanews.polri.go.id-Polres Lampung Barat. Salah satu persyaratan untuk menyatukan pasangan suami istri di lingkup Polri Polres Lampung Barat menyidangkan tiga pasang anggota dalam sidang Badan pembina penasehat perkawainan dan perceraian (BP4) pada jumat 31/03/17 Pukul 10.00 Wib.

Sidang yang dipimpin Waka Polres Komisaris Polisi Sukandar,SH, didampingi Kepala Bagian Sumberdaya Komisaris Marta Udin, Kasie Propam Inspektur Polisi Dua Rekson Syahrul, Kasiwas Inpektur Polisi Dua Rudi, dan Perwakilan dari ketua bhyangkari serta 3 pasang anggota Polres Lampung barat didampingi kedua orang tua masing-masing pasangan calon.

Ketiga pasang tersebut yakni Brigadir Aan anggota satuan Sabhara Polres Lampung Barat, pasangan kedua Brigpol Saeful rizal merupakan anggota Bengkunat, dan pasangan terakhir yakni Briptu Elga anggota Satuan Lalu Lintas Polres Lampung Barat.

poto 9

Waka Polres Komisaris Polisi Sukandar,SH mendampingi Kepala Kepolisian Resor Lampung Barat Ajun Komisaris Besar Polisi Andy Kemala,S.IK.M.M. dalam arahannya mengatakan, setiap anggota polri yang akan melaksanakan pernikahan harus melaksanakan sidang BP4 sebelum Anggota melaksanakan pernikahannya.

Dalam sidang tersebut kami juga menyampaikan terkait kedepan setelah resmi menikah menjadi pasangan suami istri bila ada permasalahan di keluarganya maka banyak-banyaklah beribadah seperti untuk yang beragama islam melaksanakan kewajibannya seperti solat 5 waktu jangan pernah ditinggal.

Selain itu juga jangan permasalahan itu di ceritakan kepada keluarganya atau orang lain, dan juga jangan sampe curhat lewat medsos, untuk suami juga harus bisa menafkahi istrinya jangan sampe setelah menikah istri dilantarkan. Kewajiban suamai harus memperhatikan istri, dan anakya kewajibannya harus dipenuhi jangan sampai setelah nikah timbul permasalahan.

Begitu juga Istri setelah nikah wajib ikut suaminya, didalam kehidupan keluarga dalam penghasilan suami harus kordinasikan dengan suami dan gunakan sesuai dengan kebutuhan keluarga jangan sampai uang dihamburkan tanpa pengeluaran yang tak jelas dan perhatikan suaminya dalam berdinas seperti menyiapkan setiap pakaian seragam suami setiap pagi begitu juga makannya dan lainnya.

POTO 8

Apabila suami mengarahkan istri sesuai dengan syariat agama, istri wajib mengikuti perintah suaminya jangan sampai suami dibiarkan begitu saja dan buatlah suami senyaman mungkin dirumah dan hidupkan suasana agama. Selain itu juga kami menghimbau kepada keluarga polisi supaya taat terhadap peraturan lalu lintas.

Sementara arahan Kabag Sumda menyampaikan kepada ketiga pasangan pernikahan itu terkait dalam mengikat pernikahan pasti menambah keluarga, ketiga pasangan harus sama-sama mengayomi keluarganya. Untuk keluarga calon tiga pasang mempelai apabila anak-anak kita ini curhat jangan langsung mengambil keputusan adakan musyawarah dulu, kepada calon-calon bhayangkari.

Polisi ini dilihat masyarakat umum apabila suami mendapatkan rejeki banyak istri wajib menanyakan rejeki itu didapat dari mana jangan sampai suami kalian mendapatkan masalah dari rejeki yang didapatkan itu. Setelah menikah segera urus kartu KPI, bhyangkari ikuti kegiatan ibu-ibu bhayangkari dipolres seperti arisan dan giat lainya.

Kasi propam Ipda Syahrul Juga menambahkan terkait pembinaan anggota jangan sampai anggota jika ada permasalahan jangan sedikit-sedikit main tangan atau KDRT, apa bila terjadi seperti itu saya akan menindak tegas anggota tersebut. Dari itu istri berikan pelayanan yang terbaik untuk suaminya jika ada masalah laporkan saja ke propam kami akan segera menangani sesuai aturan yang berlaku.

Sementara dari perwakilan Bhayangkari menjelaskan terkait dengan bentuk KPI kartu penunjuk istri, kedua bentu KTA bhayangkari untuk membuat kita bhayangkari harus mempunyai kpi dulu, selanjutnya atribut bhyangkari dan seragam bhayangkari harus sesuai dengan aturan polri, dan memnyampaikan pertemua arisan setiap bulan dari situ kita akan mengetahui nama-nama ibu pimpinan kita, aksesoris bhayangkari dituntut memakai sesederhana mungkin tidak boleh memakai pakaian yang mewah atau berlebihan.

Penulis         : Edi Susanto

Editor           : Umi Fadilah

Publish         : Edi Susanto

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password