Korupsi di Solo : Sat Reskrim Polresta Surakarta Berhasil Membongkar Kasus Korupsi Dana Bansos Kota Surakarta

IMG-20170330-WA0066

Tribratanews.polri.go.id
Polresta Surakarta. Dengan dalih membantu mencairkan dana bantuan sosial melalui Kelompok Usaha Bersama (KUBE) dua tersangka penilep uang negara ini di gelandang ke Polresta Surakarta. Keduanya adalah SW alias G . Perempuan lahir tahun 1953,Islam,pekerjaan swasta alamat Singosaren Rt 004 R 003 Kec Serengan Solo dan AB .laki-laki lahir Bondowoso tahun 1978,Islam, pekerjaan Wiraswasta dan pendamping KUBE alamat Debegan Rt 003 Rw 001 Mojosongo Jebres Solo.
Kronologi kejadian tindak pidana Korupsi ini adalah : Berawal dari pemberian bantuan stimulan untuk KUBE Kota Surakarta tahun 2013 oleh Kementerian Sosial Repbuplik Indonesia sebesar Rp.400 Juta untuk 20 KUBE yang di prakarsai oleh kedua tersangka. Dimana saat membuat dan mengurus proposal bantuan dan mengajukan bantuan sosial tidak sesuai dengan Peraturan Dirjen Pemberdayaan Sosial dan Penanggulangan Kemiskinan nomor : 130/DYS-PK.2/KPTS/03/2013 tentang Pedoman Pelaksanaan Kelompok Usaha Bersama (KUBE), tanggal 28 Maret 2013. Akibat perbuatan tersangka Negara di rugikan sebesar Rp.208 Juta dan tersangka memperoleh keuntungan sebesar Rp.23.900.000.0.
Tersangka adalah pendamping KUBE yang tahu prosedur dan syarat pengajuan namun tersangka dalam mengajukan KUBE ini hanya beranggotakan keluarganya sendiri. Tersangka mengajukan permohonan bantuan dengan cara hanya mengirimkan rekap data ke 20 KUBE melalui email pribadi kepada pengawas Dinsos tingkat Propinsi Jateng dan pegawai Kementerian Sosial RI sedangkan dokumen /administrasi yang berupa hard copy tidak di kirim. Selain itu tersangka jg menyalahgunakan kewenangan sebagai seorang pendamping bansos.
Kapolresta Surakarta AKBP Ribut Hari Wibowo yang di dampingi Kasat Reskrim Kompol Agus Puryadi menggelar jumpa Pers Kamis tanggal.30 Maret 2017 pukul.13.30 Wib mengaskan bahwa tersangka di kenai pasal 2 ayat (1) UU RI No 31 tahun 1999 tentang pemberantasan Tindak.Pidana Korupsi sebagaimana telah di ubah dengan UU RI no 20 tahun 2001 tentang perubahan atas UU no 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak.Pidana Korupsi Jo.pasal 55 ayat (1) ke 1e KUHP Pidana . Subsider pasal 56 ayat (1e).
Kapolesta juga menerangkan “jadi seharunya sesuai dengan peraturan yang menerima aliran dana adalah warga miskin, namun kenyatannya penerima dana merupakan pengusaha-pengusaha yang tergolong tidak bisa memperlukan dana tersebut. Dia juga membuat kelompok-kelompok fiktif yang anggotanyanya merupakan keluargnya sendiri, malahan ada KUBE yang ketika ditelusuri petugas tidak ada wujudnya” terang Kaporesta Surakarta, AKBP Ribut Hari Wibowo.
Selain kedua pelaku, petugas juga mengamankan beberapa dokumen pengajuan, kuitansi penyairan anggaran, buku rekapan keuangan, serta buku tabungan milik pelaku
“kasus ini sudah P 21, sehingga hari ini (kemarin,Red) akan segera kita limpahkan ke Kejari ”
Penulis : Sumarjo
Editor   : Umi Fadhila
Publish : Sumarjo

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password