Polres Pelabuhan Tanjung Priok Ungkap Peredaran Narkotika Jaringan Internasional Malaysia Senilai Rp. 1,5 Miliar

Tribratanews.polri.go.id–Polres Pelabuhan Tanjung Priok|

Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, menggagalkan peredaran narkotika jenis sabu dengan berat total 1 kg senilai Rp. 1,5 Miliar berasal dari jaringan sindikat narkoba Malaysia-Pontianak-Jakarta pada Kamis (23/03/2017) lalu, di Dermaga 005 Pelabuhan Tanjung Priok.

IMG-20170330-WA0039

Para pelaku menggunakan modus membawa barang haram tersebut dari seorang bandar besar di Pontianak melalui jalur laut dengan menggunakan Perusahaan Otobus (PO) Berkat Maju Sentosa kemudian diedarkan ke Jakarta melalui jalur laut masuk di Dermaga 005 Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Wakapolres Pelabuhan Tanjung Priok Kompol M. Dafi Bastomi mengatakan, pihaknya mendeteksi keberadaan peredaran narkotika jenis sabu antarpulau yang berasal dari jaringan Malaysia-Pontianak-Jakarta via Kapal Laut KM. FAJAR BAHARI 3.

IMG-20170330-WA0029

“Para pelaku ini mengaku menerima titipan tas dari Sdr. P (Tsk 2) di Pontianak dengan ongkos sebesar RP. 3.500.000 dari Pontianak oleh  Sdr. P (Tsk 2) yang menggunakan Pesawat dari Pontianak,” ujar Kompol Dafi , di Markas Polres Pelabuhan Tanjung Priok saat dilakukan Press Realese, Kamis (30/03/2017).

“Saat itu kami menangkap pelaku yang sudah berhasil membawa narkotika jenis sabu di pelabuhan melalui jalur laut dengan menggunakan Truk Fuso dan ia tertangkap basah saat melintas di depan Mako Polres, saat kita berhentikan dan melakukan penggeledahan orang dan kendaraan kedapatan 1 tas warna hitam berisi 2 kemasan berisi masing-masing 5 bungkus sabu dengan berat total 1 Kg yang  disimpan didalam chasis kendaraan,” sambung Kompol Dafi.

Selanjutnya Kasat Narkoba AKP A. Rian Faozi, SH bersama unit tim sus berhasil menangkap Sdr. P (Tsk 2) di Jl. Raya Lodan Kel. Lodan Kec. Pademangan Jakarta Utara.” tambah Kompol Dafi.

“Saat ini Jajaran Satuan Reserse Narkoba Polres Pelabuhan Tanjung Priok masih melakukan penyelidikan terhadap Jaringan Malaysia- Pontianak-Jakarta untuk mencari Tersangka yang masih  DPO hasil dari interogasi penyidik Sat Reserse Narkoba Polres Pelabuhan tanjung Priok”, tutup Kompol Dafi.

Pihak kepolisian menjerat para pelaku dengan Pasal 114 Ayat 2 UU 35 Tahun 2009 tentang Narkotika   dengan ancaman hukuman pidana penjara paling singkat 6  tahun dan paling lama 20 tahun penjara.

Penulis : Satriyo

Editor : Umi F

Potografer : Harun

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password