Polres HSS Bekuk Dua Predator Anak

Predator-Tribratanews.polri.go.id- Aditya Saputra (21) dan Rabi (20). Para pemuda ini dibekuk petugas Polres Hulu Sungai Selatan (HSS) karena nekat mencabuli NR, seorang anak yang baru duduk di bangku Taman Kanak-Kanak.

Kasus asusila terhadap bocah berusia enam tahun ini terbongkar, setelah orang tua korban melihat anaknya ketakutan saat melihat kedua tersangka yang bekerja di pabrik batubata sebelah rumah korban di kawasan Jalan HM Yusi, Desa Gambah Luar Muka, Kecamatan Kandangan.

Karena curiga, orang tua korban kemudian menanyakan kepada anaknya. NR kemudian mengatakan bahwa ia telah dicabuli dan disetubuhi oleh karyawan pabrik batubata dekat rumahnya.

Mengetahui, anaknya sudah dicabuli pelaku, orang tua korban langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polres HSS. Setelah mendapatkan laporan jajaran Polres HSS pun langsung melakukan penyelidikan. Besok siangnya, kedua tersangka langsung diamankan.

Bagaimana mereka bisa tega melakukan perbuatan bejat itu? Aditya dan Rabi diduga melakukannya perbuatan tersebut pada bulan Desember 2016 tadi. Saat itu NR memang sering bermain di kawasan pabrik batubata sebelah rumah korban. Kedua pelaku saat itu melihat NR dan kemudian menarik paksa korban untuk dibawa ke ruangan yang kosong atau mess di kawasan pabrik.

Setelah menarik paksa korban, secara bergantian, pelaku Aditya dan Rabi melakukan pencabulan masing-masing satu kali.

Kapolres HSS AKBP Sukendar Eka Ristyan Putra melalui Kasat Reskrimnya AKP Reza Bramantya mengungkapkan, dalam kasus ini jajarannya sempat mengamankan sekitar sepuluh orang.

“Namun dari sepuluh orang tersebut, hanya dua orang yang ditetapkan sebagai tersangka. Sesuai dengan keterangan korban,” ujarnya Kasat Reskrimnya AKP Reza Bramantya saat melakukan jumpa pers di Polres HSS.

Kasat Reskrimnya AKP Reza Bramantya mengungkapkan, saat ini kedua tersangka tidak mengakui perbuatannya. Meski tidak mengaku, kasusnya tetap lanjut berdasarkan barang bukti yang didapatkan jajarannya.

“Alat buktinya dari hasil visum dan keteragan ahli, alat kelamin korban memang dimasuki benda tumpul. Serta keterangan dari korban,” imbuhnya.

Kasat Reskrimnya AKP Reza Bramantya menjelaskan, guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, kedua tersangka saat ini sudah dijebloskan di rutan Polres HSS. “Kedua tersangka dijerat Pasal 81 ayat 1 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak dengan ancaman 15 tahun penjara,” tegasnya.

penulis   : anang

editor     : iqbal

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password