Lagi, Petugas Sita Paket Kiriman Narkoba di Bandara Sultan Hasanuddin Makassar

Tribratanews.polri.go.id – Makassar Sulsel, Petugas Security menemukan dua paket pengiriman barang tujuan papua dan ternate yang berisikan obat daftar G jenis Somadril dan Narkoba jenis Sabu yang dikirim lewat epedisi TIKI sekitar pukul pkl. 21.48 wita. Senin (27/3/2017).

Pengiriman pertama Petugas Security Bandara Sultan Hasanuddin atas nama  Muawir menemukan barang kargo yang mencurigakan yang berisikan obat daftar G jenis somadril serta narkoba jenis sabu dgn No. SMU 0187436 (1 koli 5 kg) via Sriwijaya tujuan Timika yang dikirim oleh Expedisi TIKI.

Adapun data nama pengirim Petrus Tambuwun yang beralamat Jalan Gunung Lompo Battang Makassar dan nama penerima Widyaningsih Tambuwun beralamat Jalan. Matoa 14 A samping Masjid Ikhwan Timika Papua.

Sekitar pukul  21:50 Wita, petugas Checker atas nama. Saudara. Abd. Jalil M. menerima dokumen dari petugas TIKI atas nama. saudara. Haris, setelah data disesuaikan dengan fisik barang dan label, kemudian saudara. Abd. Jalil menyerahkan SMU dan pemberitahuan tentang isi ke Accetance sdr. Muh. Sahir untuk dilakukan penimbangan dan pembuatan bukti timbang barang (BTB), selanjutnya barang tersebut ditimbang lalu dimasukkan ke X-ray dan petugas Avsec Junior . Petugas Security Muawir memonitor barang tersebut dan dicurigai berisi obat daftar G jenis somadril.

Pukul. 21:56 Wita,  Muawir memanggil Haris sebagai petugas TIKI untuk membuka kargo tersebut, kemudian dilakukan pemeriksaan secara manual, setelah dibuka paket tersebut berupa kardus berisi obat daftat G jenis Somadril sebanyak 60 papan dan ditemukan juga satu sacet bubuk kristal yg diduga jenis sabu di dalam bungkus rokok Marlboro.

Pengiriman kedua Senin, (27/3/2017) pukul 23.35 ditemukan oleh petugas X-ray barang kargo yg dicurigai berisi obat daftar G jenis Somadril dgn No. SMU 7924156 (1 koli 5 kg) via Lion Air tujuan Ternate yg dikirim melalui Expedisi KGP.

Adapun data nama pengirim Asriani Azis yang beralamat Jalan Banta-bantaeng Makassar dan nama penerima Devi beralamat Jalan. Mangga Dua Ternate Malut

Pukul. 23:35 Wita, ditemukan kembali oleh petugas X-ray. Muawir barang kargo yg dicurigai berisi obat daftar G jenis Somadril dgn No. SMU 7924156 (1 koli 5 kg) via Lion Air tujuan Ternate yang dikirim melalui Expedisi KGP.

Pukul. 22:55 Wita, petugas Checker  Abd. Jalail M. menerima documen dari petugas KGP  Arif, setelah data disesuaikan dengan fisik barang dan label, kemudian  Abd. Jalil menyerahkan SMU dan pemberitahuan tentang isi ke Acceptance . Muh. Sahir untuk dilakukan penimbangan dan pembuatan bukti timbang barang, selanjutnya barang tersebut ditimbang lalu dimasukkan ke X-ray dan petugas Avsec Junior. Muawir memonitor barang tersebut dan dicurigai berisi obat daftar G jenis Somadril.

Pukul. 23:29 Wita, sdr. Muawir memanggil  Arif selaku petugas KGP untuk membuka kargo tersebut (2 koli 5 kg) dgn masing2 perkolinya berisi 50 papan, dimana dos yang satu diselipkan diantara selimut sedangkan dos yang satu digabung dengan kue kripik.

Indonesia merupakan negara yang manjadikan Narkoba sebagai barang yang ilegal dan tidak dibenarkan untuk beredar di negara ini. Sehingga bagi siapa saja baik itu warga negara Indonesia maupun warga negara asing yang kedapatan berhubungan dengan narkoba, baik itu pengguna, pengedar, atau bahkan hanya sekedar kurir di wilayah hukum Indonesia, maka pihak kepolisian akan segera menindak tegas mereka tanpa memandang latar belakangnya.

Namun meskipun tindakan tegas telah dilakukan oleh pemerintah sebagai upaya pemberantasan narkoba di Indonesia, tetap saja peredaran narkoba masih merajalela dinegeri ini. Terlihat dari jumlah pecandunya di Indonesia yang makin tahun semakin meningkat. Yang menjadi sasaran dari kejahatan narkoba tidak hanya mereka yang memiliki uang banyak, melainkan hampir semua lapisan masyarakat baik tua maupun muda, dari yang kaya sampai yang hidup pas-pasan, hingga mereka yang berpendidikan sampai yang buta akan ilmu pengetahuan ikut terlibat dalam penyalahgunaan narkoba.

Peran orang tua sebagai lapisan pertama untuk mencegah anak-anak mereka dari bahaya narkoba juga terkadang tidak berjalan efisien, sebab faktor lingkungan lebih dominan dalam mempengaruhi para generasi muda untuk akrab dengan narkoba. Generasi muda yang merupakan generasi produktif merupakan sasaran empuk bagi penyebaran narkoba di Indonesia.

Pengiriman narkotika melalui kargo menjadi modus baru para pengedar narkoba untuk menjalankan bisnisnya. Selain lebih mudah, cara ini juga bisa mengelabui jika petugas kurang jeli dan tidak memiliki naluri yang peka terhadap isi paket.

Kerapnya lolos barang haram tersebut melalui pengiriman kargo bandara, semestinya sudah menjadi bahan pertimbangan pihak terkait, seperti Kepolisian dan Badan Narkotika Nasional untuk menjajaki kerja sama dengan pihak perusahaan ekspedisi (kargo), agar mereka dapat lebijh berhati-hati dan teliti jika menerima paket yang akan dikirim.

Dengan demikian, diharapkan ke depan, para pebisnis narkotika tidak lagi berani menggunakan modus pengiriman paket kargo. Sebab penerimaan paket kiriman yang sangat diperketat. hal itu dilakukan untuk membatasi ruang gerak pemain narkotika yang akan meloloskan barang bisnis haramnya melalui pintu bandara.

Penulis : Sumarwan

Editor : Umi Fadilah

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password