Antisipasi Berita Hoax, Kabid Humas Talk Show di Fajar TV

Artikel, Kabid Humas talkshow di fajar tv

Tribratanews.polri.go.id – Makassar Sulsel, Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol. Dicky Sondani pada kesempatan talk show di Fajar TV menyatakan isu penculikan anak juga terjadi di daerah lain, dan ternyata berita ini adalah, hoaks, atau berita palsu, masyarakat jangan mempercayai dan menyebarkan pesan tersebut, gambar yang beredar di.medsos, adalah gambar yang terjadi di negara lain dan setelah diselidiki , isu tersebut menyesatkan.

Hal tersebut di benarkan oleh DR.Maklassa, sekretaris PGRI Kota Makassar, yang juga menjabat Kepala Sekolah SD Bawakaraeng, yang menyatakan, sekolah sekolah di Makassar, tidak percaya dengan isu penculikan anak, dan mempercayai sepenuhnya pada pengamanan pihak kepolisian.

Hal itu disampaikan Kabid Humas Kombes Pol Dicky Sondani saat menjadi narasumber pada acara Talkshow yang membahas tentang  “menyikapi isu penculikan anak,” di Gedung Graha Fajar TV Jl. Urip Sumiharjo Makassar, Senin (27/03/17) sore.

“Tapi Walapun itu berita hoaks, tapi setiap orang tua wajib untuk lebih mengawasi anal anaknya, jangan mudah ,” katanya.

Menurut mantan Kasat Sabhara Polda Babel ini, untuk mengantisipasinya, agar, orang tua jangan terlalu paranoid, ketakutan berlebihan, supaya mengingatkan anak, untuk jangan mudah diajak oleh orang yang belum dikenal, demikian pula sistem keamanan lingkungan tempat tinggal lebih direkatkan lagi, agar dapat saling mengenal.

Selain itu, kabid humas juga mengharapkan pihak sekolah agar memasang cctv, dilingkungan sekolah, agar pengawasan lebih baik.

“Saat ini Polri telah bekerjasama dengan pihak kemeinfo dalam mengungkap pelaku  penyebaran isu penculikan anak di medsos,” tegas Kabid humas.

Kabid Humas menjelaskan dalam waktu dekat ini bhabinkamtibmas akan turun ke sekolah berupaya beri edukasi ke pihak-pihak antara lain Satpam agar lebih mengidentifikasi orang asing, yang berada di sekolah, demikian pula satpam di mall agar aktif berpatroli, mengawasi sekelilingnya.

Perwira penggemar olahraga sepeda ini berpesan agar masyarakat menerima kabar meresahkan di medsos agar lebih meneliti, melihat sumber berita  melaporkannya ke pihak berwajib. “Laporkan saja kepada polisi. Jangan malah membagikannya,” jelasnya

Di akhir materi, Kabid Humas menegaskan, pelaku penyebar berita bohong, dapat dipidana, dan Polri dapat melacak pelaku penyebar dengan  dengan cyber crime.

Penulis : Abu Uwais

Editor : Umi Fadilah

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password