Perayaan Nyepi di Tolitoli Sulteng : Patung Ogoh-Ogoh Diarak Keliling di Basidondo

Tribratanews.polri.go.id, Polres Tolitoli, Sulteng, Hari Raya Nyepi dirayakan oleh umat Hindu setahun sekali. Satu hari sebelum Hari Raya Nyepi dilaksanakan tradisi arakan Ogoh-Ogoh.

Hari ini, 27 Maret 2017 pukul 16.00 WITA, umat Hindu di Kecamatan Basidondo melaksanakan upacara terkait rangkaian pelaksanaan hari raya nyepi, yang dilanjutkan dengan pelepasan patung ogoh-ogoh untuk diarak keliling desa Kayulompa.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh Camatk Basidondo dan Kapolsek Basidondo

Ogoh–Ogoh adalah boneka raksasa yang diarak keliling desa pada saat menjelang malam sebelum hari raya nyepi (ngerupukan) yang diiringi dengan gamelan bali yang disebut bleganjur , kemudian untuk dibakar. Ogoh-ogoh merupakan cerminan sifat-sifat negatif pada diri manusia

Selain itu ogoh-ogoh diarak keliling desa bertujuan agar setan-setan yang ada di sekitar desa agar ikut bersama ogoh-ogoh, Karen setan setan tersebut menganggap bahwa ogo-ogoh tersebut merupakan rumah mereka dan kemudian ikut di bakar.

IMG-20170327-WA0232

Dalam kegiatan ini, Kapolsek Basidondo menyempatkan untuk menghimbau umat Hindu untuk menjalankan ibadah dengan tertib, bahwa Polsek Basidondo siap untuk mengamankan.

Rangkaian kegiatan selesai pada pukul 18.30 WITA dan berakhir dengan keadaan aman dan tertib.

Penulis : Hernawan Saputra

Editor : Umi Fadilah

Publish : Hernawan Saputra

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password