Kedamaian di Solo : Kapolresta Surakarta Melibatkan Berbagai Elemen Masyarakat Untuk Menjaga Keamanan dan Kedamaian

Tribratanews.polri.go.id. Polresta surakarta. Ratusan Masyarakat dari berbagain elemen dan Organisasi masyarakat memadati aula Polresta Surakarta hari senin, 27 Maret 2017, Pkl.09.45 s/d 11.50 Wib Surakarta. Mereka berdatangan atas undangan.Kapolresta Surakarta untuk melaksanakan rapat koordinasi (Rakor) Dalam Rangka menjaga kondusifitas dan kedamaian serta kenyamanan Kota Solo.

Acara ini dilaksanakan oleh Sat Reskrim dan Sat Binmas Polresta Surakarta dibawah pimpinan oleh Kapolresta Surakarta AKBP. Ribut Hari Wibowo, SH, SIK.

Acara ini dihadiri Wakapolresta Surakarta
AKBP. Andi Rifai, SH, SIK. dan Pejabat utama Polresta Surakarta.
Selain itu hadir pula dari instansi samping yaitu :
-Kesbangpol.
-Satpol  PP.
-Dishub Kota Surakarta.
-UPTD Perparkiran.
-Kepala Terminal Tirtonadi.
-Kepala Stasiun Solo Balapan.
-Ormas BMI.
-Ormas Gondes.
-Ormas JONG Indonesia.
-Pengelola parkir Solo Grand Mall.
-Pengelola parkir Robinson.
-Pengelola parkir Singosaren.
-Pengelola parkir Solo
Square.
-Rumah Tahanan Klas 1 Surakarta.
-Polsuska.
-Dinas Pendidikan.
-Dinas Sosial.
-Pelayanan Terpadu
Perempuan dan Anak
Kota Surakarta (PTPAS).

Kapolresta Surakarta dalam arahanya menyampaikan hal-hal sbb:
Saya secara spesifik belum terlalu memahami peta situasi Kamtibmas di Wilayah hukum Polresta Surakarta karena saya baru dan.ini adalah langkah awal mengelola Kamtibmas di Kota Solo. Kita tidak mengonotasikan bahwa yang kita undang adalah preman bukan sama sekali. Karena yang kita undang adalah seluruh lembaga pemerintahan dan komponen masyarakat. Semua melihat Solo ini adalah pusat peradaban di Indonesia. Kita orang Solo lebih berbudi dan berbudaya dari pada yang lain-lain. Yang saya tahu orang Solo itu penuh tutur kata yang halus.

Mari kita buat suasana kota Solo ini Kota yang nyaman. Sesuai dengan persepsi orang-orang di seluruh Indonesia bahwa orang Solo halus dan kalem. Semua masalah dapat diselesaikan dengan kepala dingin. Preman itu adalah dari kata Freeman yaitu laki-laki tanpa ikatan, bebas tanpa ada yang mengatur. Tolong sampaikan ke seluruh komponen masyarakat mari kita jadikan Kota Solo aman, nyaman dan berbudi luhur. Kita tidak ingin Solo seperti Kota lain yang tidak berkembang karena banyaknya preman. Rohnya Jawa ada di Solo. Kedepan kita akan lebih banyak berkoordinasi, kita satukan dan kita samakan persepsi agar Solo kedepan lebih baik. Adanya konflik disebabkan sumber daya yang terbatas, bisa karena sumber daya manusianya ataupun sumber daya alamnya.

Pertemuan ini akan berkesinambungan kebelakangnya, tidak berhenti disini saja. Mari kita buat Kota Solo ini nyaman seperti di Bali, dimana semua orang yang kesana merasa seperti dirinya orang Bali. Di Solo kita punya kebudayaan yang sudah ada berabad-abad. Solo saat ini sudah hebat, wisatawan datang silih berganti. Apabila Solo lebih aman lagi maka akan lebih hebat lagi. Kita melangkah kedepan untuk yang lebih baik. Kita bantu Walikota, kita bantu Presiden. Belum tentu 100 tahun kedepan Indonesia punya Presiden seperti pak Jokowi. Beliau adalah aset bagi negara-negara muslim, negara-negara Non Blok, beliau diperebutkan. Mari kita jaga aset-aset di Solo, baik bangunan, manusianya. Mulai Aceh sampai Papua merasa memiliki pak Jokowi. Jangan biarkan orang dari luar Solo datang ke Solo untuk membuat Kota Solo tidak aman. Bantu saya untuk menjadikan Polresta Solo ini menjadi Polresta yang bisa menjawab kebutuhan masyarakat. Saya sudah perintahkan anggota saya untuk menangani ketidak ketertiban dan ketidak teraturan yang terjadi, tangani hal sekecil apapun. Semua unsur kita ajak tangani. Saya bukan menggurui tapi hanya memberikan pengalaman. Sepanjang untuk kepentingan masyarakat akan kita suport. Saya yakin apabila kita samakan persepsi, satukan visi maka Kota Solo akan lebih maju dan aman lagi. Tegas Kapolresta Surakarta.

Sementara Kasat Reskrim Kompol. Agus Puryadi, SH, SIK menjelaskan , Saya baru 3 bulan menjabat sudah ada kasus penganiayaan 4 kali dengan cara atau sistem Hit and Run. 12 orang yang kami tangkap 5 diantaranya masih berstatus pelajar. Sebenarnya Solo sudah mulai kondusif. Akan kita lakukan perdamaian diantara kedua belah pihak antara DMC dengan Gondhes. Yang sudah kita lakukan penahanan akan kami bantu kita lepaskan dengan catatan kedepannya akan lebih baik. Mari kita sama-sama membina generasi muda kita. Tegasnya.

Dikwsempatan lain Kapolresta punya program yaitu “Wedangan Bareng”. Bersama siapa saja dan hal.ini bisa menvairkan suasana dan biaa saling berbagi imformasi.

Sebelum.Rakord di akhiri dilakukan MoU atau penandatanganan Nota Kesepakatan Menjaga Kamtibmas Yang Kondusif di Wilayah Kota Surakarta yang ditanda tangani oleh seluruh elemen yang hadir. Selama kegiatan berlangsung aman lancar dan kondusif.

Penulis : Sumarjo
Editor   : Umi Fadhila
Publish : Sumarjo

Admin Polri56695 Posts

tribratanews.polri.go.id "Portal Berita Resmi Polri : Obyektif - Dipercaya - Patisipatif"

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password